Telah Disuntik Vaksin Sputnik V, Presiden Argentina Positif Corona

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 03 Apr 2021 13:05 WIB
Argentinas President Alberto Fernandez speaks during the promulgation ceremony of the abortion law known as Voluntary Interruption of Pregnancy Law (IVE in Spanish) in Buenos Aires, on January 14, 2021. - Fernandez sign the law that allows voluntary terminations up to 14 weeks of pregnancy, which was passed by the senate on December 30, 2020. (Photo by Emiliano LASALVIA / AFP)
Presiden Argentina Alberto Fernandez (EMILIANO LASALVIA)
Jakarta -

Presiden Argentina Alberto Fernandez, yang telah divaksinasi COVID-19, mengumumkan pada Jumat (2/4) malam waktu setempat, bahwa ia dinyatakan positif mengidap virus Corona.

"Di penghujung hari ini, setelah menunjukkan demam 37,3 derajat dan sedikit sakit kepala, saya melakukan tes antigen, yang hasilnya positif," cuit pemimpin Argentina itu seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (3/4/2021).

Fernandez menambahkan dia sedang menunggu hasil tes PCR untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Presiden yang berusia 62 tahun pada Jumat (2/4) itu, diisolasi sebagai tindakan pencegahan tetapi mengatakan dia "sehat secara fisik."

"Meskipun saya ingin mengakhiri ulang tahun saya tanpa kabar ini, saya juga bersemangat," katanya.

Sumber di kepresidenan mengatakan kepada AFP, Fernandez diinokulasi dengan vaksin Sputnik V buatan Rusia dan telah mendapat suntikan kedua pada 11 Februari lalu.

Argentina saat ini tengah menghadapi gelombang kedua virus Corona dengan peningkatan kasus yang berkelanjutan.

Negara Amerika Selatan dengan 44 juta penduduk tersebut sejauh ini telah mencatat lebih dari 2,3 juta kasus infeksi dan lebih dari 55.000 kematian akibat COVID-19.

Simak video 'Momen Presiden Argentina Divaksinasi Sputnik V Rusia':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)