Round-Up

Aksi Fenomenal Biden Tunjuk Pria Muslim Jadi Hakim Federal

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 04:15 WIB
US President Joe Biden speaks about the situation in Myanmar in the South Court Auditorium of the Eisenhower Executive Office Building in Washington, DC, on February 10, 2021. - Biden said Wednesday that the United States was taking actions against Myanmars military including freezing their access to US-based assets as he urged generals to relinquish power. (Photo by SAUL LOEB / AFP)
Presiden AS, Joe Biden (Foto: AFP/SAUL LOEB)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mencalonkan seorang muslim sebagai menjadi hakim federal di AS. Biden juga mencalonkan sejumlah wanita kulit hitam dan sosok keturunan Asia-Amerika sebagai hakim federal di beberapa wilayah, yang menjadi gebrakan baru di masa pemerintahannya.

Seperti dilansir AFP, Rabu (31/3/2021), Zahid Quraishi akan menjadi Muslim pertama yang menjabat sebagai hakim distrik federal AS, jika disetujui oleh Senat. Pria berusia 45 tahun itu adalah keturunan Pakistan dan saat ini menjadi hakim di New Jersey.

"Hakim Quraishi telah membela dan melayani negara kita dengan kehormatan dalam berbagai peran - dan akan membuat sejarah jika dikukuhkan sebagai hakim federal Muslim pertama di Amerika," kata Senator New Jersey, Cory Booker.

Cara Biden menominasikan sejumlah staf pengadilan bertentangan dengan pendahulunya, Donald Trump, yang menetapkan para staf pengadilan federal yang didominasi pria kulit putih. Biden menunjuk 11 pilihan pertamanya untuk jabatan hakim federal, dengan hanya dua dari mereka berjenis kelamin laki-laki dan keduanya tidak berkulit putih.

Hingga saat ini, belum ada wanita kulit hitam yang bergabung dengan lembaga peradilan tertinggi di AS yang beranggotakan sembilan hakim agung itu.

Dalam daftar teratas, Biden mencalonkan Hakim Ketanji Brown Jackson, keturunan Afrika-Amerika, menjadi hakim federal pada Pengadilan Banding AS untuk Distrik Columbia, yang dikenal menangani kasus-kasus besar.

Jika dikonfirmasi oleh Senat, pria berusia 50 tahun itu akan menggantikan Merrick Garland - yang sekarang menjadi Jaksa Agung era Biden - dan berada dalam posisi yang cocok untuk menjadi calon hakim agung di Mahkamah Agung jika ada lowongan tersedia.

"Ketanji Jackson Brown adalah salah satu hakim terbaik di negara ini. Cemerlang dan dengan nilai-nilai yang dalam. Dengan dia sekarang bergabung dengan pengadilan tertinggi kedua kita adalah hal yang pantas dan luar biasa," sebut Neal Katyal, mantan penjabat jaksa agung AS di Departemen Kehakiman.

Simak video 'Biden Tunjuk 2 Jenderal Perempuan Calon Pemimpin Komando Militer AS':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2