Pria Vietnam Dibui 10 Tahun Gegara Postingan Antinegara di Facebook

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 18:35 WIB
Facebook Akan Akhiri Pemblokiran Situs Berita Australia Setelah Mencapai Kesepakatan
Ilustrasi (Foto: ABC Australia)
Hanoi -

Pengadilan Vietnam menghukum seorang pria pengguna aplikasi Facebook selama 10 tahun penjara usai dinyatakan bersalah karena menyebarkan propaganda antinegara di media sosial tersebut.

"Vu Tien Chi (55) dihukum karena membuat, menyimpan, menyebarkan sejumlah informasi, bahan, serta item dengan tujuan menentang negara pada persidangan selama satu hari di provinsi Lam Dong," kata Kementerian Keamanan Publik Vietnam dalam rilis berita, seperti dilansir Reuters, Selasa (30/3/2021).

Meskipun Vietnam kini mengalami reformasi ekonomi dan meningkatkan keterbukaan terhadap perubahan sosial, Partai Komunis yang berkuasa di negara itu tetap mempertahankan sensor media yang ketat dan hanya menerima sedikit kritik.

"Chi dituduh membagikan 338 artikel dan 181 video di media sosialnya untuk mendistorsi dan mencemarkan nama baik pemerintahan rakyat, melanggar kepentingan Partai Komunis Vietnam dan juga negara,", kata Kementerian itu.

Pada saat penangkapannya pada Juni tahun lalu, polisi mengatakan Chi telah membagikan konten "antinegara" di beberapa akun Facebook.

Dalam beberapa tahun terakhir, partai komunis Vietnam kerap melakukan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat -- di mana menambah jumlah tahanan politik-- dan peningkatan kekerasan terhadap para aktivis.

Sementara itu, surat kabar lokal juga melaporkan pada Selasa (30/3) bahwa ada tiga orang lainnya yang juga diadili di provinsi Khanh Hoa atas tuduhan serupa.

Nguyen Thi Cam Thuy, Ngo Thi Ha Phuong dan Le Viet Hoa dituduh memposting propaganda antinegara di akun Facebook dan YouTube mereka.

Lebih lanjut, Thuy juga dituduh saat melakukan siaran langsung di mana dirinya membakar bendera Vietnam serta Partai Komunis negara itu. Sidang ketiganya diperkirakan akan berakhir pada Rabu (31/3) besok.

(izt/ita)