Menlu dan Menhan Indonesia Kunjungi PM Jepang, Bahas Apa?

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 16:19 WIB
In this photo released by Indonesian Presidential Palace, Japanese Prime Minister Yoshihide Suga, second left, Indonesian President Joko Widodo, second right, Sugas wife Mariko, left, and Widodos wife Iriana wave during their meeting at the Presidential Palace in Bogor West Java, Indonesia, Tuesday, Oct 20, 2020. (AP Photo/Dita Alangkara)
Ilustrasi (Foto: AP Photo/Dita Alangkara)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Jepang pada Selasa (30/3).

Melansir dari pernyataan yang disampaikan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga menyambut kunjungan Indonesia di negaranya. Dalam pertemuan itu, kedua negara membahas sejumlah hal berkaitan dengan hubungan bilateral hingga isu-isu yang terjadi belakangan ini.

PM Suga menyambut baik kunjungan Retno dan Prabomo sambil menyampaikan harapan terkait perjanjian Jepang-Indonesia tentang Pengalihan Alat dan Teknologi Pertahanan. Perjanjian itu ditandatangani pada hari Selasa (30/3) dan akan menjadi landasan untuk kerja sama keamanan antara kedua negara.

Sementara itu, Suga, Retno dan Prabowo juga membicarakan terkait kerjasama di bidang infrastruktur. Rencananya kedua negara akan bekerjasama terkait sejumlah proyek di Indonesia, seperti penataan pelabuhan Patimban, MRT Jakarta serta Proyek Peningkatan Kecepatan Kereta Api Lintas Utara Jawa.

Dalam kunjungan yang dilakukan selama kurang lebih 25 menit itu, kedua negara turut menyoroti aksi kekerasan dan situasi di negara Myanmar. Dalam skema negara-negara ASEAN keduanya akan terus berkomunikasi untuk segera mengambil langkah demi keamanan di negara bekas jajahan Inggris itu.

Tak terlewat, Suga juga menyoroti keprihatinannya terkait kondisi Laut China Selatan dan Laut China Timur, termasuk terkait Undang-Undang Penjaga Pantai.

Indonesia dan Jepang saling bertukar pendapat terkait isu tersebut sambil menyepakati bahwa ketertiban maritim yang bebas dan terbuka berdasarkan supremasi hukum sangatlah penting.

Tonton juga Video: Jelang Pertemuan dengan Biden, PM Jepang Jalani Vaksinasi Covid-19

[Gambas:Video 20detik]



(izt/ita)