Kuil Hindu-Kereta di Bangladesh Diserang Usai Kunjungan PM India

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 17:19 WIB
Presiden Jokowi menerima kedatangan PM India Narendra Modi di Istana Merdeka, Rabu (30/5/2018). Pertemuan itu dalam rangka untuk memperbaharui kerja sama bidang pertahanan.
PM India, Narendra Modi (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Cox's Bazar -

Ratusan anggota kelompok Islam garis keras menyerang kuil-kuil Hindu dan sebuah kereta api di Bangladesh timur pada Minggu (28/3). Aksi serangan itu terjadi usai adanya kunjungan dari Perdana Menteri India Narendra Modi ke negara tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (28/3/2021) sedikitnya 10 pengunjuk rasa tewas dalam bentrokan dengan polisi selama aksi protes yang diorganisir oleh kelompok-kelompok Islam untuk menentang kunjungan pemimpin India itu. Sementara itu, kekerasan terus berkecamuk usai kepergian Modi.

Diketahui Modi tiba di Dhaka, pada hari Jumat (26/3) untuk memperingati 50 tahun hari kemerdekaan Bangladesh. Modi kembali pulang pada hari berikutnya, setelah memberi Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina sekitar 1,2 juta suntikan vaksin COVID-19.

Kelompok-kelompok Islam menuduh Modi mendiskriminasi minoritas Muslim di India.

Pada hari Jumat (26/3), puluhan orang terluka di ibukota Dhaka ketika polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet ke pengunjuk rasa. Ribuan aktivis Islam berbaris di jalan-jalan Chittagong dan Dhaka pada hari Sabtu (27/3) sebagai protes.

Pada hari Minggu (28/3), aktivis kelompok Hefazat-e-Islam menyerang sebuah kereta api di distrik timur Brahmanbaria, yang mengakibatkan sepuluh orang terluka.

"Mereka menyerang kereta dan merusak ruang mesin dan hampir semua gerbong," kata seorang pejabat polisi kepada Reuters tanpa menyebut identitas.

Lebih lanjut, sejumlah kuil Hindu di kota itu juga diserang.

Lihat juga Video: Kebakaran Hebat Melanda Rumah Sakit COVID-19 di India

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2