AS Tekan Arab Saudi untuk Bertindak Usai Perilisan Laporan Khashoggi

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 10:32 WIB
Turki sebut Jamal Khashoggi tewas dicekik lalu dimutilasi
Jamal Khashoggi (dok. BBC World)
Washington DC -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) semakin menekan Arab Saudi untuk mengambil tindakan lebih lanjut usai laporan intelijen soal pembunuhan wartawan Saudi, Jamal Khashoggi, dirilis ke publik. Tekanan diberikan saat AS dihujani kritik karena tidak secara langsung menghukum Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Seperti dilansir AFP, Selasa (2/3/2021), pemerintahan Presiden Joe Biden merilis laporan intelijen AS soal pembunuhan Khashoggi pada Jumat (26/2) lalu. Laporan itu menyebut MBS menyetujui pembunuhan Khashoggi di dalam Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, tahun 2018 lalu.

Laporan intelijen itu -- yang dirahasiakan di bawah pemerintahan mantan Presiden Donald Trump, sekutu dekat Saudi dan MBS -- menyebut bahwa tujuh dari 15 anggota skuad pembunuh Khashoggi yang terbang ke Istanbul, merupakan anggota Pasukan Intervensi Cepat (RIF), yang disebut 'ada untuk membela Putra Mahkota' dan 'hanya tunduk padanya (MBS)'.

"Kita telah mendorong Arab Saudi untuk membubarkan kelompok ini dan kemudian mengadopsi reformasi dan kendali institusional, sistemik, untuk memastikan bahwa aktivitas dan operasional anti-pembangkang dihentikan sepenuhnya," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, kepada para wartawan setempat.

"Kita telah memperjelas -- dan akan terus melakukan itu -- bahwa pembunuhan brutal Jamal Khashoggi 28 bulan lalu tetap menjadi tindakan yang tidak bisa diterima," imbuhnya.

Price juga menyerukan kepada Saudi untuk bertindak di bidang lainnya, termasuk mencabut larangan perjalanan untuk Loujain al-Hathloul, seorang aktivis hak wanita yang dibebaskan sementara pada Januari lalu setelah nyaris 3 tahun dipenjara.

Pemerintahan Biden menjatuhkan sanksi terhadap anggota Pasukan Intervensi Cepat -- yang berarti setiap transaksi AS dengan kelompok itu merupakan tindak kriminal -- dan melarang masuk 76 warga Saudi ke AS di bawah kebijakan baru yang menargetkan pejabat atau warga negara asing yang diketahui terlibat ancaman atau penindasan pembangkang.

Simak video 'Biden Minta Arab Saudi Tanggung Jawab soal Pembunuhan Khashoggi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2