Waduh, Kerumunan Orang Tanpa Masker Padati Pantai Miami Florida

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 10:10 WIB
Warga di pantai Hutington di tengah wabah Corona (AP News)
Ilustrasi (Foto: AP News)
Florida -

Kerumunan anak-anak muda memadati pantai Miami, Florida, Amerika Serikat untuk merayakan tradisi spring break, yang kerap dilakukan saat para pelajar sedang berlibur. Namun di tengah kondisi pandemi yang masih berlangsung, banyak pihak mengecam aksi itu.

Seperti dilansir dari Global News, Selasa (23/2/2021) para petugas negara bagian dan kota di Miami awalnya berusaha mendekati kerumunan, namun mereka panik lantaran banyak orang tanpa masker mengerumuni jalur Ocean Drive. Pemerintah kota pun menetapkan status darurat dan menetapkan jam malam serta mengirim polisi untuk membubarkan kerumunan.

Petugas bahkan menembakkan bola merica ke kerumunan dan menangkap lebih dari 50 orang, hingga memicu kritik pedas.

"Pada malam hari, tak diragukan bahwa kerumunan menjadi sedikit di luar kendali," kata Walikota Miami, Dan Gelber mengatakan kepada stasiun televisi lokal WPLG.

Gelber bertanggung jawab untuk mengatur jam malam di wilayah itu. Dia juga memerintahkan agar Ocean Drive ditutup untuk semua pejalan kaki dan lalu lintas kendaraan setelah jam malam setidaknya hingga 12 April mendatang.

"Terlalu banyak yang datang, sungguh, tanpa niat untuk mengikuti aturan, dan hasilnya adalah tingkat kekacauan yang merupakan sesuatu yang lebih dari yang bisa kami kendalikan," kata Gelber kepada CNN akhir pekan lalu.

Sementara itu, spring breaker memicu ejekan dan kemarahan saat foto-foto mereka tersebar di media sosial.

"Pusat alam semesta #COVIDIOTS hari ini adalah Miami Beach, Florida," cuit salah satu tweet populer, bersama dengan foto kerumunan dari udara.

Gubernur Florida Ron DeSantis berulang kali telah mendorong pariwisata meskipun ada pandemi.

"Jika Anda melihat Florida Selatan sekarang, tempat ini sedang booming," kata DeSantis bulan lalu. "Los Angeles tidak berkembang pesat. Kota New York tidak berkembang pesat," cetusnya.

Miami sendiri baru-baru ini menghabiskan US$ 5 juta (Rp 71,8 miliar) untuk kampanye nasional mendorong pariwisata di daerah tersebut.

Simak juga 'Bayi di Florida Punya Antibodi COVID-19, Ini Penjelasan Dokter':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2