8 Demonstran Myanmar Tewas Ditembak dalam Unjuk Rasa Terbaru

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 18:05 WIB
Jumlah demonstran yang tewas ditembak dalam unjuk rasa antikudeta terbaru di Myanmar bertambah menjadi enam orang.
Ilustrasi (dok. AP Photo)
Naypyitaw -

Pasukan keamanan Myanmar kembali menggunakan kekuatan mematikan dalam menghadapi para demonstran antikudeta di wilayahnya. Sedikitnya delapan orang tewas terkena tembakan mereka dalam unjuk rasa terbaru di berbagai wilayah.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (19/3/2021), penggunaan taktik kekerasan oleh polisi dan militer Myanmar semakin meningkat demi menekan unjuk rasa yang digelar para pendukung pemimpin de-facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang dilengserkan dan ditahan sejak kudeta pada 1 Februari lalu.

Namun penggunaan kekerasan yang berlebihan, termasuk pengerahan peluru tajam, oleh pasukan keamanan Myanmar tidak mampu menghentikan aksi protes yang terus berlanjut dan bahkan semakin meluas.

Dalam unjuk rasa terbaru di kota Aungan, pasukan keamanan Myanmar mengerahkan gas air mata untuk membubarkan demonstran. Laporan media lokal dan saksi mata menyebut mereka kemudian melepaskan tembakan peluru tajam dalam bentrokan saat berupaya membersihkan barikade yang dipasang demonstran.

"Pasukan keamanan datang untuk memindahkan pembatas tapi orang-orang melawan dan mereka melepaskan tembakan," tutur salah satu saksi mata yang menolak disebut namanya, dari kota Aungban via telepon.

Secara terpisah, seorang pejabat layanan pemakaman kota Aungban, yang juga enggan disebut identitasnya, menuturkan kepada Reuters bahwa delapan orang tewas tertembak.

Tujuh orang di antaranya tewas seketika di lokasi unjuk rasa, sedangkan satu orang lainnya mengalami luka-luka sebelum akhirnya meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit di kota Kalaw.

Simak juga video 'Detik-detik Pengunjuk Rasa Tertembak Saat Ricuh di Myanmar':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2