Saling Curiga, Wali Kota dan Polisi Filipina Tewas Baku Tembak

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 13:25 WIB
Ribuan polisi beserta tentara dikerahkan untuk amankan kawasan Manila yang mulai dikunci hari ini, Minggu (15/3). Lockdown dilakukan guna mencegah virus corona.
Ilustrasi (dok. AP Photo/Aaron Favila)
Manila -

Seorang Wali Kota di Filipina bersama dua pengawalnya tewas dalam sebuah baku tembak dengan personel kepolisian setempat, yang diduga terjadi secara keliru akibat rasa saling curiga. Dua polisi tewas dalam baku tembak yang sama.

"Saya hanya bisa berasumsi bahwa ini adalah pertempuran yang salah," ujar Komandan Polisi setempat, Brigadir Jenderal Ronaldo de Jesus, seperti dilansir Associated Press, Selasa (9/3/2021).

Dituturkan De Jesus berdasarkan laporan awal kepolisian setempat, insiden ini berawal saat polisi yang sedang melakukan patroli rutin tiba-tiba ditembak pada Senin (8/3) sore waktu setempat, oleh pengawal keamanan Wali Kota Catbalogan, Ronaldo Aquino, yang sedang melaju dengan sebuah van di Provinsi Samar.

Polisi membalas tembakan itu dan menewaskan Aquino juga dua pengawalnya, termasuk salah satunya dari kepolisian. Pengawal Aquino lainnya menewaskan dua polisi, yang kendaraannya melaju di belakang van yang ditumpangi sang Wali Kota.

"Mereka memiliki kecurigaan dan melepas tembakan ke arah polisi kami dan pasukan kami membalas," tutur De Jesus kepada wartawan setempat.

Lebih lanjut dia menyatakan bahwa penyelidikan terhadap insiden ini tengah dilakukan.

Video yang direkam sesaat usai insiden itu menunjukkan penduduk setempat mengerumuni van warna putih yang ditumpangi Aquino, yang jendelanya pecah akibat tembakan dan badan kendaraan dipenuhi lubang peluru. Selongsong peluru berserakan di lokasi baku tembak yang ada di tengah jembatan setempat.

Anggota parlemen Filipina, Edgar Sarmiento, yang merupakan sahabat Aquino, menyebut sang Wali Kota sengaja menjadi target serangan. Namun De Jesus menegaskan polisi tidak mengejar Aquino dan saat itu sedang melakukan patroli rutin.

Lihat juga Video: Dua Terduga Teroris di Makassar Terlibat Bom Gereja Filipina

[Gambas:Video 20detik]