AS Tawarkan Perlindungan Sementara pada Ratusan Ribu Warga Venezuela

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 10:58 WIB
The U.S. Capitol is seen between flags placed on the National Mall ahead of the inauguration of President-elect Joe Biden and Vice President-elect Kamala Harris, Monday, Jan. 18, 2021, in Washington.
ilustrasi (Foto: AP/Alex Brandon)
Washington DC -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan mengizinkan ratusan ribu warga Venezuela untuk mencari perlindungan sementara di negaranya, sebuah perubahan kebijakan yang signifikan dari era mantan presiden Donald Trump sebelumnya.

Seperti dilansir AFP, Selasa (9/3/2021), Status Dilindungi Sementara atau Temporary Protected Status (TPS), ditawarkan kepada orang-orang yang melarikan diri dari penindasan politik dan kekacauan ekonomi di negara Amerika Selatan itu.

Seorang pejabat senior dalam pemerintahan Presiden Joe Biden, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada wartawan bahwa "lebih dari 300.000 orang diperkirakan masuk dalam syarat itu."

Warga Venezuela yang dipertimbangkan permohonannya adalah yang sudah berada di Amerika Serikat. Namun sekarang mereka bisa terhindar dari kemungkinan deportasi, dengan izin tinggal yang diberikan hingga September 2022 mendatang.

"Kondisi kehidupan di Venezuela menunjukkan sebuah negara dalam kekacauan, tidak mampu melindungi warganya sendiri," kata Sekretaris Keamanan Dalam Negeri AS Alejandro Mayorkas.

"Pada saat keadaan luar biasa seperti inilah Amerika Serikat melangkah maju untuk mendukung warga negara Venezuela yang memenuhi syarat yang sudah hadir di sini, sementara negara asal mereka berusaha untuk keluar dari krisis saat ini," imbuhnya.

Donald Trump - meskipun mendukung dorongan untuk menggulingkan pemimpin sayap kiri Venezuela, Nicolas Maduro - menyangkal status perlindungan warga Venezuela sebagai bagian dari tindakan garis kerasnya terhadap aturan imigrasi dan pengungsi.

Saat menjabat pada Januari lalu, Biden segera membatalkan kebijakan perbatasan Trump yang disebut tidak manusiawi itu.

Simak juga 'Venezuela Salahkan AS Soal Meningkatnya Krisis di Tengah Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2