Dimulai Desember 2020, AS Sudah Suntikkan 90 Juta Dosis Vaksin Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 11:50 WIB
Cardinal Blase Cupich, archbishop of Chicago, blesses medical workers Wednesday, Dec. 23, 2020, after receiving the first of the two Pfizer-BioNTech COVID-19 vaccinations at Saint Anthony Hospital in Chicago. (AP Photo/Charles Rex Arbogast)
Ilustrasi (dok. AP/Charles Rex Arbogast)
Washington DC -

Otoritas Amerika Serikat (AS) mengumumkan telah menyuntikkan lebih dari 90 juta dosis vaksin virus Corona (COVID-19) sejak memulai program vaksinasi pada Desember tahun 2020 lalu. Sejauh ini, AS mencatat jumlah vaksinasi COVID-19 terbanyak di dunia.

Seperti dilansir Reuters, Senin (8/3/2021), pengumuman itu disampaikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Minggu (7/3) waktu setempat.

CDC menyatakan bahwa total 116.363.405 dosis vaksin Corona telah didistribusikan ke berbagai wilayah AS, dengan sebanyak 90.351.750 dosis vaksin Corona telah disuntikkan hingga Minggu (7/3) pagi, sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Angka tersebut, menurut CDC, mencakup untuk vaksin Corona yang dikembangkan Moderna maupun Pfizer-BioNTech.

Lebih lanjut, CDC melaporkan bahwa sekitar 58.873.710 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin Corona, sedangkan 30.686.881 orang lainnya telah menerima suntikan dosis kedua hingga Minggu (7/3) waktu setempat.

Ditambahkan CDC bahwa total 7.389.102 dosis vaksin Corona telah disuntikkan di fasilitas-fasilitas perawatan jangka panjang untuk warga lanjut usia (lansia).

Menurut data penghitungan Johns Hopkins University (JHU), otoritas AS sejauh ini mencatat total 28.991.680 kasus Corona di wilayahnya, dengan sedikitnya 524.987 kematian. Dengan angka tersebut, AS menempati peringkat pertama sebagai negara dengan total kasus dan total kematian terbanyak akibat Corona di dunia.

Selanjutnya
Halaman
1 2