Helikopter Militer Turki Jatuh, 11 Tentara Tewas

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 10:19 WIB
Rescue workers, soldiers and civilians walk around the wreckage of a military helicopter that crashed on March 4, 2021, near the Turkish eastern city of Bitlis. - Nine Turkish soldiers were killed and four wounded on March 4, when their military helicopter crashed in the southeast of the country, the defence ministry said. The helicopter crashed in the town of Tatvan, in the predominantly Kurdish-populated Bitlis province. The ministry said the accident involved a Cougar helicopter but provided no details about the model. (Photo by - / IHLAS NEWS AGENCY / AFP) / Turkey OUT
Lokasi kecelakaan helikopter di Turki (Foto: AFP)
Istanbul -

Kecelakaan helikopter militer terjadi di Turki pada Kamis (4/3) waktu setempat. Sebelas tentara Turki tewas ketika helikopter yang mereka naiki jatuh karena cuaca buruk di wilayah tenggara Turki.

Seperti dilansir AFP, Jumat (5/3/2021) melalui gambar yang dimuat salah satu televisi lokal, terlihat lokasi kejadian diselimuti salju dan jarak pandang terhambat oleh awan tebal di wilayah pegunungan.

Anggota parlemen partai berkuasa Turki, AKP, Tolga Agar, yang duduk di komite Pertahanan Parlemen, menulis di Twitter bahwa Letnan Jenderal Osman Erbas termasuk di antara yang tewas akibat kecelakaan itu. Diketahui Erbas secara resmi terdaftar sebagai Kepala Korps 8 Tentara Turki.

Dalam sebuah pernyataan kantor kepresidenan, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyampaikan belasungkawa kepada putra Erbas, Yigitalp, dan keluarganya melalui panggilan telepon.

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan mereka kehilangan kontak dengan helikopter tersebut di provinsi Bitlis, sekitar 30 menit setelah lepas landas.

Pada awalnya disebutkan sekitar sembilan tentara tewas dan empat lainnya luka-luka. Namun pada Kamis (4/3) malam waktu setempat, pihaknya merevisi jumlah korban tewas menjadi 11 orang.

"Saya berdoa memohon rahmat dan ampunan Allah bagi sembilan martir kami ... Rasa pedih kami luar biasa," kata juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin di Twitter.

Menurut media lokal Turki, Menteri Pertahanan Hulusi Akar, Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu dan tokoh-tokoh militer senior sedang dalam perjalanan untuk meninjau lokasi kecelakaan itu.

Uni Eropa dan Amerika Serikat segera menyampaikan belasungkawa kepada sekutu NATO tersebut.

Simak juga 'Erdogan Longgarkan Pembatasan Sosial di Turki':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2