Ini Titik Gempa M 8,1 yang Picu Alarm Tsunami di Kawasan Pasifik

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 07:40 WIB
Titik gempa M 8,1 di Pasifik (Screenshot Google Maps)
Foto: Titik gempa M 8,1 di Pasifik (Screenshot Google Maps)
Jakarta - Gempa bermagnitudo 8,1 terjadi di kawasan Pasifik. Gempa tersebut memicu peringatan tsunami di negara-negara kawasan itu.

Dilihat dari Google Maps, Jumat (5/3/2021), titik gempa berada di sisi utara Selandia Baru. Gempa berpusat di laut.

Gempa tersebut memicu peringatan tsunami dan membuat warga melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi. Ada puluhan ribu warga yang dievakuasi di pesisir Selandia Baru, Kaledonia Baru, dan Vanuatu .

Dilansir dari AFP, sirene peringatan terdengar di seluruh Noumea ketika pihak berwenang memerintahkan evakuasi di tengah kekhawatiran gelombang setinggi tiga meter menuju ke wilayah itu.

Survei Geologi AS menyebut gempa besar itu terjadi sekitar 1.000 Km di lepas pantai Selandia Baru pada pukul 8.28 pagi (19.28 Kamis GMT). Gempa itu disebut didahului oleh dua guncangan seismik yang juga sangat kuat dalam gugus yang sangat kuat bahkan untuk cincin api Pasifik, tempat lempeng tektonik Bumi bertabrakan. Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) Selandia Baru mengatakan keterpencilan gempa tidak meminimalkan potensi dampaknya.

"Orang-orang harus meninggalkan daerah pantai dan menghentikan semua aktivitas air, dan tidak boleh menjemput anak-anak mereka di sekolah untuk menghindari kemacetan lalu lintas," kata juru bicara layanan darurat Alexandre Rosignol kepada radio publik.

Masyarakat di sepanjang bentangan Pulau Utara Selandia Baru diperingatkan untuk melarikan diri saat sirene peringatan tsunami meraung setelah gempa berkekuatan M 8,1 terjadi. Gempa itu merupakan gempa susulan setelah gempa berkekuatan M 7,4 dan M 7,3 terjadi di wilayah yang sama.

"Jangan tinggal di rumah," kata NEMA.

"Orang-orang di dekat pantai harus segera pindah ke tempat tinggi terdekat, dari semua zona evakuasi tsunami, atau sejauh mungkin ke pedalaman," sambung peringatan itu.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan Vanuatu dan Kaledonia Baru kemungkinan akan mengalami gelombang terbesar, berukuran hingga tiga meter.

"Berdasarkan semua data yang tersedia, gelombang tsunami berbahaya diperkirakan terjadi di beberapa pantai," katanya.

Dikatakan gelombang awal yang lebih kecil telah dilaporkan di Tonga, dan gelombang kecil juga mungkin terjadi sejauh Jepang, Rusia, Meksiko dan pantai Amerika Selatan.

Tidak ada kerusakan atau cedera yang dilaporkan dari gempa sebelumnya, yang keduanya menghasilkan peringatan tsunami yang kemudian dicabut. Perdana Menteri Jacinda Ardern dari Selandia Baru termasuk di antara mereka yang diberi bangun pagi.

Simak video 'Gempa M 8,1 Guncang Selandia Baru, Ada Peringatan Tsunami':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/tor)