Didera Skandal Pelecehan Seks, Gubernur New York Tolak Mundur

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 12:16 WIB
Jakarta -

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan dirinya tidak akan mengundurkan diri karena skandal dugaan pelecehan seksual yang menderanya. Dia meminta warga Amerika untuk menunggu hasil penyelidikan independen atas perilakunya.

Dalam sambutan publik pertamanya sejak tiga wanita menuduhnya melakukan perilaku yang tidak pantas, Cuomo meminta maaf atas tindakannya tetapi menolak untuk mundur dari jabatannya, setidaknya sampai penyelidikan memberikan temuannya.

"Saya tidak akan mengundurkan diri," kata pria berusia 63 tahun itu kepada wartawan pada Rabu (3/3) waktu setempat. "Saya akan melakukan pekerjaan yang mana rakyat negara bagian telah memilih saya untuk melakukannya," imbuhnya seperti dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (4/3/2021).

Politikus Partai Demokrat itu menjadi bintang nasional musim semi lalu karena keberhasilannya menangani pandemi Corona di New York. Tapi gubernur tiga periode itu kini terpojok, dengan para anggota partainya sendiri bergabung dengan Partai Republik untuk menyerukan pengunduran dirinya.

Cuomo mengatakan bahwa dia sekarang mengerti bahwa cara dia bertindak telah membuat para wanita merasa "tidak nyaman".

"Itu tidak disengaja. Dan saya benar-benar, dan sangat meminta maaf. Saya merasa tidak enak karenanya. Dan terus terang, saya malu karenanya," katanya.

Cuomo mengatakan dia akan "bekerja sama sepenuhnya" dengan penyelidikan atas perilakunya yang dipimpin oleh Jaksa Agung negara bagian New York, Letitia James.

Dia meminta warga New York untuk menunggu hasil penyelidikan sebelum "membentuk opini atas tuduhan tersebut."

Tidak ada tenggat waktu yang ditetapkan untuk penyelidikan, yang bisa berlangsung berbulan-bulan.

Pekan lalu mantan asisten, Lindsey Boylan membeberkan kontak fisik yang tidak diinginkan dari Cuomo ketika dia bekerja untuk pemerintahannya, dari 2015 hingga 2018.

Boylan (36) menuduh bahwa Cuomo telah memberinya ciuman di bibir, menyarankan agar mereka bermain poker telanjang dan "berusaha keras untuk menyentuh punggung bawah, lengan dan kaki saya."

"Saya tidak pernah menyentuh siapa pun secara tidak pantas," kata Cuomo, mengulangi bantahan yang dia berikan dalam sebuah pernyataan akhir pekan lalu.

"Saya tidak pernah tahu pada saat itu bahwa saya membuat orang merasa tidak nyaman," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2