Australia Perpanjang Larangan Perjalanan Internasional hingga Juni

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 17:19 WIB
Ilustrasi Penerbangan, ilustrasi pesawat, pesawat terbang, ilutrasi perjalanan, pesawat
ilustrasi (Foto: Getty Images/Maja Hitij)
Canberra -

Pemerintah Australia memperpanjang larangan perjalanan internasional yang diberlakukan di tengah pandemi virus Corona (COVID-19), hingga Juni 2021 mendatang. Kemunculan varian baru Corona yang lebih mudah menular di luar negeri menjadi alasan perpanjangan itu.

Seperti dilansir media Australia, Sydney Morning Herald, Selasa (2/3/2021), perpanjangan larangan perjalanan internasional ini diumumkan Menteri Kesehatan Federal Australia, Greg Hunt, dalam pernyataan pada Selasa (2/3) malam waktu setempat.

Dalam pengumumannya, Hunt menyatakan bahwa Gubernur Jenderal telah memperpanjang 'masa darurat biosekuriti manusia' selama tiga bulan hingga 17 Juni mendatang. Larangan perjalanan yang ditetapkan di bawah Undang-undang Biosekuriti tahun 2015 ini diberlakukan sejak 17 Maret 2020 dan seharusnya berakhir pada 17 Maret 2021.

Ini berarti larangan perjalanan internasional akan diberlakukan selama 15 bulan berturut-turut oleh otoritas Australia, sejak perbatasan negara ini ditutup dari berbagai negara akibat pandemi Corona yang merajalela secara global.

"Untuk memastikan pemerintah Australia memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk terus mencegah dan mengendalikan COVID-19," sebut Hunt dalam pengumumannya.

Di bawah larangan ini, warga Australia tidak boleh pergi ke luar negeri, kecuali mendapat pengecualian dan warga negara asing tidak boleh masuk ke Australia. Bagi warga Australia yang ingin kembali negaranya, juga akan dibatasi jumlahnya di bawah larangan ini.

"Perpanjangan masa darurat didasarkan pada saran spesialis medis dan epidemiologi yang diberikan oleh Komisi Utama Perlindungan Kesehatan Australia (AHPPC) dan Kepala Petugas Medis Persemakmuran," tutur Hunt dalam pernyataannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2