Sempat Disandera Napi, 5 Penjaga Tahanan Ekuador Dibebaskan

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 14:23 WIB
The relatives of prisoners gather outside Turi jail where soldiers stand guard after an inmate riot broke out in Cuenca, Ecuador, Tuesday, Feb. 23, 2021. Deadly riots broke out in prisons in three cities across the country due to fights between rival gangs, according to police. (Boris Romoleroux/API via AP)
Potret kerusuhan di penjara Ekuador (Foto: AP Photo)
Quito -

Lima penjaga tahanan yang sempat disandera saat terjadinya kerusuhan baru di penjara Ekuador akhirnya dibebaskan pada Senin (1/2). Kerusuhan akhirnya bisa dikendalikan tanpa memakan korban jiwa.

"Para petugas korps keamanan, yang disandera oleh para narapidana, aman dan tanpa merusak integritas fisik atau kesehatan mereka," kata pihak otoritas penjara dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP, Selasa (2/3/2021).

Tidak ada kematian yang tercatat selama kerusuhan baru itu.

Melalui Twitter, polisi mengatakan bahwa tindakan agennya "memungkinkan untuk mengendalikan insiden" di penjara Cotopaxi, pusat kota Latacunga.

Kepala polisi Patricio Carillo menulis melalui Twitter bahwa "kerusuhan baru di penjara Cotopaxi menyebabkan lima penjaga ditawan."

Seminggu sebelumnya, terjadi kerusuhan serentak di empat penjara Ekuador, termasuk di Cotopaxi yang menewaskan puluhan napi. Kerusuhan berdarah itu menyebabkan beberapa narapidana dibakar dan dipenggal saat pertempuran sengit pecah antara geng-geng yang bersaing.

Ombudsman Hak Asasi Manusia Ekuador menggambarkannya sebagai "pembantaian yang belum pernah terjadi sebelumnya".

Pihak berwenang menyalahkan geng-geng yang diyakini terkait dengan kejahatan terorganisir di Meksiko dan Kolombia.

Simak video 'Kerusuhan Penjara di Ekuador Dipicu Perebutan Kekuasaan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2