Militan Terkait ISIS Serbu Pusat PBB di Nigeria, 25 Orang Terjebak

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 10:16 WIB
Burnt containers are seen at the United Nations (UN) civil base in Beni in the eastern part of the Democratic Republic of Congo on November 26, 2019. - On November 25, 2019 angry demonstrators ransacked and looted the UN civil base in Beni.
At least four demonstrators were killed in Beni on November 25, 2019, in demonstrations against the slaughter of dozens of civilians by armed groups in the region. (Photo by ALBERT KAMBALE / AFP)
Ilustrasi basis PBB di Nigeria (Foto: AFP/ALBERT KAMBALE)
Kano -

Kelompok militan yang terkait dengan ISIS menyerang pangkalan militer Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan menyerbu pusat kemanusiaan PBB di timur laut Nigeria pada hari Senin (1/3). Akibat serangan itu, 25 pekerja kemanusiaan terjebak.

Seperti dilansir AFP, Selasa (2/3/2021) para anggota Kelompok Negara Islam Provinsi Afrika Barat (ISWAP) menyerbu kota Dikwa, mengusir pasukan dari pangkalan militer dan membakar pusat PBB.

"Para teroris ISWAP melancarkan serangan serentak di kamp super (pangkalan militer) dan pusat kemanusiaan PBB," kata seorang sumber militer kepada AFP.

Salah seorang staf pusat kemanusiaan mengatakan "Pusat kemanusiaan telah benar-benar dibakar oleh para militan tetapi sejauh ini tidak ada staf yang menjadi korban."

"Kami memiliki 25 staf yang berlindung di bunker yang dikepung oleh militan," imbuhnya.

Bala bantuan militer sudah dikerahkan dari kota Marte, 40 kilometer jauhnya, untuk membantu mengusir ISWAF dari lokasi penyerangan.

"Dua jet tempur dan sebuah helikopter tempur memberikan bantuan via udara dengan tujuan utama mengusir teroris dari pusat kemanusiaan yang terbakar," kata sumber militer.

Serangan serupa pernah terjadi tiga tahun lalu terhadap pusat kemanusiaan PBB. Pada 1 Maret 2018, ISWAP menyerang pusat kemanusiaan PBB di kota Rann, menewaskan tiga pekerja bantuan dan menculik seorang pekerja wanita.

Simak video 'Abu Walaa, Pimpinan ISIS di Jerman Divonis 10 Tahun Penjara':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2