Israel Akan Lakukan Vaksinasi Corona pada Pekerja Palestina

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 13:03 WIB
Covid-19: Siapa yang harus bertanggung jawab melaksanakan vaksinasi di Tepi Barat dan Gaza, Israel atau Otorita Palestina?
Ilustrasi (dok. BBC World)
Tel Aviv -

Israel menyetujui rencana untuk menawarkan vaksin virus Corona (COVID-19) kepada warga Palestina yang memiliki izin kerja di Israel dan wilayah pendudukannya. Namun, kelompok HAM menilai langkah itu tidak cukup untuk melindungi warga Palestina di wilayah pendudukan.

Seperti dilansir Reuters, Senin (1/3/2021), Palestina sejauh ini baru menerima sedikit dosis vaksin Corona dan tertinggal jauh dari Israel, yang telah memvaksinasi lebih dari sepertiga populasinya dalam salah satu vaksinasi tercepat di dunia.

Setelah dihujani kritikan karena tidak memperluas program vaksinasi untuk warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza, pada bulan ini, Israel sepakat memberikan 5 ribu dosis vaksin Moderna kepada otoritas kesehatan Palestina. Namun sejauh ini baru 2 ribu dosis yang diserahkan kepada Palestina.

Dalam komitmen yang jauh lebih besar, COGAT -- cabang Kementerian Pertahanan Israel -- menyatakan pada Minggu (28/2) waktu setempat, bahwa pihaknya akan menawarkan vaksin Moderna untuk sekitar 130 ribu warga Palestina yang bekerja di Israel atau di area permukiman Tepi Barat.

COGAT menyebut program ini akan dimulai dalam beberapa hari ke depan.

Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja Palestina, Shaher Saad, menuturkan bahwa ribuan warga Palestina yang bekerja di sektor jasa dan industri Israel telah divaksin Corona secara privat oleh bos mereka di Israel.

Di bawah program vaksinasi baru Israel, sebut Saad, para tenaga kesehatan Palestina akan menyuntikkan vaksin Corona di pos-pos pemeriksaan militer Tepi Barat.

Menanggapi program itu, Direktur Human Rights Watch untuk Israel dan Palestina, Omar Shakir, menyebut Israel terikat oleh hukum internasional untuk memvaksinasi warga Palestina yang tinggal di wilayah yang didudukinya.