Biden Segera Umumkan Langkah soal Saudi Buntut Tak Beri Sanksi ke MBS

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 10:11 WIB
Ulang Tahun ke-78, Presiden Terpilih Joe Biden Tetap Fit dan Siap Memimpin Amerika
Presiden AS, Joe Biden (Foto: DW News)

Pemerintah Arab Saudi, yang telah membantah keterlibatan putra mahkota, pada hari Jumat (26/2) mengeluarkan pernyataan yang menolak temuan laporan AS dan mengulangi pernyataan sebelumnya bahwa pembunuhan Khashoggi adalah kejahatan keji oleh kelompok yang bertanggungjawab.

Departemen Keuangan AS mengumumkan pembekuan aset dan kriminalisasi transaksi dengan seorang mantan pejabat intelijen Saudi dan unit elite Saudi bernama Pasukan Intervensi Cepat (RIF), yang disebut 'ada untuk membela Putra Mahkota' dan 'hanya tunduk padanya'.

Demi menghormati mendiang Khashoggi, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengumumkan pemberlakuan 'Khashoggi Ban' yang melarang masuk setiap warga negara asing (WNA) yang dianggap pernah mengancam atau menyerang aktivis, pembangkang dan jurnalis atas nama pemerintah asing.

Terkait larangan terbaru itu, AS telah mem-blacklist 76 warga Saudi, termasuk beberapa yang berperan dalam pembunuhan Khashoggi.

Halaman

(izt/dhn)