3 Pengunjuk Rasa Tewas Dalam Bentrokan Dengan Pasukan Keamanan Irak

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 01:42 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Tiga pengunjuk rasa anti-pemerintah tewas ditembak oleh petugas keamanan. Hal ini terjadi dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Irak di Nasiriyah.

Dilansir AFP, Sabtu (27/2/2021) pengunjuk rasa telah menentang adanya gelombang kedua infeksi virus Corona. Tidak hanya itu, pengunjuk rasa juga memprotes pembatuan tindakan penguncian.

Protes serupa, juga disebut terjadi pada akhir 2019. Pada saat itu proses terjadi terkait penganggurang dan korupsi.

Tapi sementara mereka memudar di tempat lain di negeri ini, demonstrasi terus mencengkeram Nasiriyah.

Pekan ini, para demonstran berkumpul di luar gedung gubernur utama untuk menuntut pemecatan gubernur Nazem al-Waeli karena penurunan layanan publik.

Pada hari Jumat, tiga pengunjuk rasa ditembak mati oleh pasukan keamanan, kata petugas medis di kota itu kepada AFP.

"47 orang lainnya terluka tetapi semua rumah sakit penuh dengan pasien virus corona. Kami berjuang untuk menemukan tempat untuk merawat mereka," kata seorang petugas medis.

Amnesty International mengatakan pada hari Jumat pengunjuk rasa dirawat di tempat parkir, sementara yang lain sangat takut ditangkap oleh pasukan keamanan jika mereka pergi ke rumah sakit sehingga mereka mencari bantuan di tempat lain.

(dwia/dwia)