Keji, Tentara Kamerun Perkosa 20 Wanita Termasuk 4 Penyandang Disabilitas

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 18:45 WIB
Menangani Covid-19, Dunia Bisa Belajar dari Afrika
Ilustrasi (Foto: DW News)
Yaoundé -

Sedikitnya 20 wanita termasuk empat penyandang disabilitas, diperkosa dan seorang pria dibunuh dalam serangan yang dilakukan pasukan tentara Kamerun di wilayah separatis.

Seperti dilansir AFP, Jumat (26/2/2021) Organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) internasional, Human Rights Watch (HRW) mengatakan serangan pasukan Kamerun di desa Ebam, di barat daya Kamerun tahun lalu tersebut adalah salah satu yang terburuk dalam pertempuran empat tahun antara tentara dan kelompok separatis bersenjata.

"Sejumlah tentara menangkap seorang pria, sementara yang lain memperkosa sedikitnya 20 wanita, termasuk empat penyandang disabilitas," kata kelompok HAM itu dalam sebuah pernyataan setelah berbicara melalui telepon dengan para penyintas dan saksi sejak Agustus-Januari.

HRW menambahkan seorang pria berusia 34 tahun dibunuh oleh tentara di hutan sekitar desa.

Mengutip keterangan para saksi, lebih dari 50 tentara Kamerun memasuki wilayah Ebam dengan berjalan kaki sebelum fajar pada 1 Maret tahun 2020 lalu, sebagai pembalasan terhadap warga sipil yang dicurigai bekerja sama dengan pejuang separatis, termasuk menawarkan tempat berlindung.

"Kekerasan seksual dan penyiksaan adalah kejahatan keji yang wajib diselidiki oleh pemerintah dengan segera, efektif, dan independen, dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan," kata Wakil direktur HRW Afrika, Ida Sawyer.

"Satu tahun kemudian, orang-orang yang selamat dari serangan Ebam sangat menginginkan keadilan dan reparasi, dan mereka hidup dengan beban karena mengetahui yang melecehkan mereka bisa bebas dan tidak menghadapi konsekuensi apa pun," imbuhnya.

Tentara menolak berkomentar ketika dihubungi oleh AFP.

Selanjutnya
Halaman
1 2