Belanda Perpanjang Jam Malam Hingga Pertengahan Maret

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 04:15 WIB
Belanda melaporkan sekiat 90.047 kasus Corona dengan 2.000 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Pihak berwenang setempat langsung berlakukan jam malam.
Belanda Berlakukan Jam Malam Imbas Corona Meningkat (Foto: Getty Images/Pierre Crom)
Belanda -

Belanda akan memperpanjang jam malam akibat virus Corona selama dua minggu meskipun ada protes keras terhadap tindakan tersebut. Kebijakan ini dapat bertahan lebih lama jika diperlukan, kata perdana menteri pada hari Selasa.

Dilansir AFP, Rabu (24/2/2021), jam malam 9-4 telah berlaku sejak 23 Januari dan telah dijadwalkan untuk dicabut pada 2 Maret. Tetapi Perdana Menteri Mark Rutte mengatakan masih akan tetap berlaku setidaknya sampai pagi hari tanggal 15 Maret.

Pemerintah akan memutuskan pekan depan apakah akan memperpanjang jam malam setelah 15 Maret, hari pertama pemilihan legislatif, kata Rutte kepada wartawan.

"Saat ini, kami masih dalam fase yang sangat sulit," kata Rutte. Para ahli memandang gelombang ketiga infeksi Covid-19 sebagai "tak terhindarkan".

"Angka-angka itu meningkat lagi. Ini adalah kenyataan yang harus kami hadapi," tambahnya, menyoroti keprihatinan atas varian virus yang sangat menular yang pertama kali diidentifikasi di Inggris.

Meski demikian, pemerintah mengatakan bahwa beberapa pembatasan lain akan dilonggarkan, dengan salon tata rambut dan panti pijat akan dibuka kembali.

Pemerintah juga mengumumkan pembukaan kembali sebagian sekolah menengah mulai 1 Maret. Sekolah dasar telah diizinkan untuk menerima siswa kembali pada awal Februari.

Bar, kafe, dan restoran akan tetap tutup, sementara gerai ritel non-esensial akan dibuka pada 3 Maret untuk mereka yang memiliki janji - dan dengan maksimal dua pelanggan per lantai.

(eva/eva)