Terluka Akibat Serangan Roket Pekan Lalu, Warga Irak Tewas

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 19:25 WIB
Media milik pemerintah Korea Utara melaporkan, Senin (30/3), Korea Utara sukses melakukan uji coba peluncuran roket-roket terbaru sehari lalu.
Ilustrasi (Foto: AP)
Baghdad -

Seorang warga sipil Irak yang sempat terluka akibat serangan roket di bandara Arbil pekan lalu, telah meninggal dunia. Serangan yang terjadi di Irak Utara itu menambah jumlah korban jiwa menjadi dua orang.

Seperti dilansir AFP, Senin (22/2/2021) juru bicara Kementerian Kesehatan wilayah otonomi Kurdistan, Bajjar Mousa, mengatakan salah satu dari korban yang terluka meninggal pada hari Senin ini.

"Salah satu korban luka yang mendapatkan perawatan di rumah sakit telah meninggal. Kami tidak dapat menyelamatkan nyawanya meskipun telah beberapa hari mencobanya," kata Mousa kepada AFP.

Sebelumnya, seorang kontraktor sipil asing yang bekerja dengan koalisi pimpinan Amerika Serikat juga meninggal akibat serangan roket itu. Mousa tidak dapat memastikan kewarganegaraan kontraktor tersebut, tapi dipastikan dia bukan orang Amerika. Sembilan orang lainnya yang bekerja di pangkalan militer itu juga terluka.

Seperti diketahui, pada 15 Februari lalu, lebih dari selusin roket diarahkan ke kompleks militer di areal bandara Arbil yang menampung pasukan asing. Pasukan asing itu dikerahkan sebagai bagian dari koalisi pimpinan AS untuk membantu Irak memerangi kelompok militan sejak 2014.

Meski begitu, banyak roket turut jatuh menghantam seluruh barat laut kota, termasuk di distrik pemukiman, di mana serangan itu juga melukai lima warga sipil. Serangan itu adalah yang pertama dalam hampir dua bulan terakhir yang menargetkan instalasi militer atau diplomatik Barat di Irak.

Selanjutnya
Halaman
1 2