Panas! Polisi Myanmar Tembaki Demonstran di Mandalay, 2 Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 20 Feb 2021 20:05 WIB
Demonstrators display three-fingered salute, a symbol of resistance at an intersection in Yangon, Myanmar Wednesday, Feb. 10, 2021. Protesters continued to gather Wednesday morning in Yangon breaching Myanmars new military rulers decrees that effectively banned peaceful public protests in the countrys two biggest cities. (AP Photo)
ilustrasi aksi demo di Myanmar (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Dua orang tewas akibat luka tembak setelah pasukan keamanan melepaskan tembakan ke arah para demonstran di Mandalay, kota terbesar kedua Myanmar pada Sabtu (20/2).

"Dua orang tewas dan sekitar 30 orang lainnya terluka," kata Hlaing Min Oo, kepala tim penyelamat darurat yang berbasis di Mandalay.

"Separuh dari orang-orang yang terluka tersebut ditembak dengan peluru tajam," imbuhnya seperti dikutip kantor berita AFP, Sabtu (20/2/2021).

Seorang pekerja darurat lainnya mengkonfirmasi dua kematian tersebut. "Dua orang tewas," ujarnya kepada AFP. "Seorang anak laki-laki di bawah 18 tahun tertembak di kepalanya," imbuhnya.

Sebagian besar wilayah Myanmar telah dilanda aksi-aksi demonstrasi sejak militer menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dalam kudeta 1 Februari lalu. Ratusan ribu demonstran telah turun ke jalan-jalan untuk memprotes junta militer.

Pihak berwenang telah menangkap ratusan orang sejak kudeta itu, banyak dari mereka adalah pegawai negeri yang memboikot pekerjaan sebagai bagian dari kampanye pembangkangan sipil.

Pada hari Sabtu (20/2), ratusan polisi dan tentara berkumpul di galangan kapal Yadanarbon di kota Mandalay, di sungai Irrawaddy.

Kehadiran pasukan keamanan itu memicu ketakutan di antara warga sekitar bahwa pihak berwenang akan mencoba menangkap para pekerja yang ikut serta dalam gerakan antikudeta.

Dengan memukul-mukul panci dan wajan yang telah menjadi tanda pembangkangan, para pengunjuk rasa mulai berteriak-teriak menyuruh polisi untuk pergi.

Simak Video: Tangis Keluarga Martir Aksi Demo Kudeta Militer di Myanmar

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2