Round Up

Penyekapan Putri Latifa Bikin PBB Bertanya-tanya

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 20 Feb 2021 10:14 WIB
Sheikha Latifa
Sheikha Latifa (Foto: BBC)
Jakarta -

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya turun tangan setelah putri Syekh Dubai mengaku disekap. Pihaknya akan menanyakan kepada otoritas Uni Emirat Arab (UEA) mengenai penyekapan itu. Putri Latifa menuduh ayahnya melakukan penyekapan dirinya di Dubai sejak dia mencoba melarikan diri pada 2018.

Seperti dilansir BBC, Jumat (19/2/2021) kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengatakan akan segera menanyakan kondisi Putri Latifa ke otoritas UEA.

Sementara itu, seorang juru bicara PBB mengatakan UN Working Group on Arbitrary Detention dapat melakukan penyelidikan setelah video Putri Latifa dianalisis.

"Kami berharap penyelidikan PBB pada akhirnya bisa membebaskan Putri Latifa," kata pengacara yang menyerahkan kasus itu ke PBB, Rodney Dixon.

"PBB perlu melakukan pertemuan yang sangat serius secara langsung dengan mereka yang menahan (putri Latifa) dan memastikan kesepakatan tercapai sehingga dia bisa dibebaskan," katanya.

Dixon menambahkan "PBB sebagai badan internasional yang bertanggung jawab untuk menerapkan hukum internasional dapat memastikan soal apa yang terjadi."

Dalam video rahasia yang dibagikannya dengan BBC, putri Syekh Dubai itu mengatakan dia mengkhawatirkan keselamatan dirinya. Rekaman itu memicu seruan global untuk penyelidikan PBB, sementara Inggris mengatakan video itu "sangat mengganggu".

"Kami prihatin tentang itu," kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab pada hari Rabu (17/2).

Dia mengatakan video tersebut menunjukkan "seorang wanita muda dalam kesusahan yang mendalam". Raab mengatakan bahwa pemerintah Inggris akan mengamati setiap perkembangan dari PBB soal kasus itu.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga mengatakan pemerintahnya "prihatin" tetapi akan menunggu dan melihat bagaimana PBB melanjutkan penyelidikan mereka.

Simak juga video 'Lebih Dari 300 Siswa Hilang Pasca Penyerangan Sekolah di Nigeria':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2