Bentrokan Antar Geng di Jerman, Polisi Tangkap Dua Orang

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 17:48 WIB
Kepolisian Jerman melakukan penggeledahan 54 rumah, usaha bisnis dan masjid-masjid di kota Frankfurt. Hal itu dilakukan untuk mencegah aksi teror di Jerman.
Polisi Jerman (Foto: Thomas Lohnes/Getty Images)
Berlin - Ratusan petugas polisi melakukan penggerebekan besar-besaran menyusul bentrokan kekerasan antar-geng di Berlin, Jerman. Dua tersangka ditahan setelah kejadian itu.

"Para penyelidik saat ini mengeluarkan surat perintah penangkapan dan lebih dari 20 surat perintah penggeledahan untuk perdagangan obat-obatan dan senjata yang terorganisir. Dua tersangka telah ditangkap," kata jaksa penuntut Berlin pada Kamis (18/2) pagi waktu setempat, seperti dilansir AFP, Kamis (18/2/2021).

Mereka menambahkan bahwa penyelidikan juga dilakukan terkait kekerasan "bentrokan klan" pada November 2020, antara "anggota-anggota keluarga asal Arab dan warga negara Rusia berlatar belakang Chechnya".

Polisi Berlin men-tweet bahwa ratusan petugas telah terlibat dalam penggerebekan itu, yang juga terkait dengan "penyelidikan oleh kantor pajak".

Sementara otoritas Jerman tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut, media Berlin melaporkan bahwa otoritas menargetkan "Klan Remmo", sebuah keluarga asal Arab yang terkenal karena hubungannya dengan kejahatan terorganisir. Dalam beberapa tahun terakhir, 'klan Remmo' telah dikaitkan dengan perampokan museum besar di Berlin dan Dresden.

Pada bulan Desember 2020, polisi menangkap anggota keempat keluarga itu atas perampasan perhiasan-perhiasan dari museum "Green Vault" di Dresden. Keluarga itu sebelumnya juga terlibat dalam perampokan museum di jantung kota Berlin, di mana koin emas seberat 100 kilogram (220 pound) dicuri.

Saksikan juga 'Jerman Lockdown Hingga 7 Maret':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/ita)