Malaysia Tangkap Bos Situs Kencan 'Sugar Daddy'

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 15:09 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Ilustrasi (Thinkstock)
Kuala Lumpur -

Kepolisian Malaysia menangkap pendiri situs kencan sugar daddy yang kontroversial di bawah undang-undang antiprostitusi. Penangkapan dilakukan setelah situs itu membanggakan bahwa ribuan mahasiswa muda menggunakan layanannya.

Seperti dilansir AFP, Kamis (18/2/2021), situs kencan bernama 'Sugarbook' itu menyebut diri sebagai situs 'tempat asmara bertemu keuangan' dan bertujuan menghubungkan pria yang lebih tua dengan wanita-wanita lebih muda, dengan para pria diharapkan memberikan dukungan finansial untuk pasangan mereka.

Situs itu memicu kehebohan pekan lalu setelah merilis data statistik yang menunjukkan ribuan mahasiswa menggunakan layanan situs itu untuk menghasilkan uang di negara yang konservatif secara sosial ini. Salah satu universitas setempat bahkan mengecam klaim situs itu.

Kepolisian setempat menyatakan pihaknya telah menangkap seorang pria berusia 34 tahun yang disebut sebagai pendiri situs Sugarbook. Dia ditangkap di sebuah kondominium di Kuala Lumpur dan akan segera dihadirkan dalam persidangan.

Pihak kepolisian meluncurkan penyelidikan berdasarkan undang-undang yang dimaksudkan memerangi prostitusi -- yang ilegal di Malaysia -- dan penyalahgunaan internet.

Polisi tidak menyebut nama pendiri situs itu, namun dia diyakini sebagai Darren Chan yang profil media sosialnya menyebutkan dirinya sebagai pendiri dan CEO Sugarbook.

Regulator setempat telah memperingatkan publik agar tidak menggunakan Sugarbook, dengan media lokal melaporkan bahwa situs itu telah diblokir. Meskipun situs yang sama masih bisa diakses dengan beberapa provider internet di Malaysia dan masih bisa diunduh di aplikasi Android.