Kebakaran di Tambang Emas di China, Enam Orang Tewas

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 13:00 WIB
Ilustrasi Kebakaran. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Foto: Thinkstock
Zhaoyuan -

Sebuah tambang emas mengalami kebakaran di provinsi Shandong, China Timur. Sekitar enam orang tewas menyusul pengumuman pemerintah setempat untuk menutup fasilitas-fasilitas tambang yang tidak aman setelah berbagai kecelakaan terjadi.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (18/2/2021) kebakaran dilaporkan terjadi Selasa (16/2) sekitar pukul 6 pagi waktu setempat. Kebakaran terjadi saat pihak pengelola sedang melakukan pemeliharaan di tambang emas Caojiawa di kota Zhaoyuan.

Kantor berita Xinhua melaporkan ada sepuluh penambang yang terjebak api, di mana 6 orang tewas dan 4 orang lainnya berhasil diselamatkan. Mereka kini berada dalam perawatan medis di rumah sakit.

Kebakaran itu adalah insiden besar kedua di tambang emas Shandong dalam waktu kurang dari sebulan.

Pada bulan Januari lalu, 11 pekerja tambang terperangkap akibat ledakan di tambang Hushan. Beberapa pekerja berhasil diselamatkan setelah menghabiskan waktu dua minggu terjebak di bawah tanah.

Ledakan itu membuat jalan masuk ke tambang rusak parah dan jalur komunikasi para penambang dengan petugas di darat terputus.

Setidaknya 10 penambang tewas, dan mendorong pihak berwenang untuk melakukan lebih banyak inspeksi keselamatan.

Biro Darurat provinsi Shandong mengatakan akan memulai program inspeksi "komprehensif dan menyeluruh" yang berlangsung hingga akhir Maret untuk mengatasi risiko keselamatan di semua tambang non-batubaranya. Tambang-tambang yang gagal dalam pemeriksaan akan ditutup.

Menurut Administrasi Keselamatan Tambang Nasional, tambang-tambang di China termasuk yang paling mematikan di dunia. Negara ini mencatat 573 kematian terkait kecelakaan tambang pada tahun 2020.

(izt/ita)