Sudah 11 Penambang China yang Terjebak Berhasil Dievakuasi

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 24 Jan 2021 16:53 WIB
Beijing -

Tim penyelamat berhasil mengevakuasi penambang lain yang terjebak ratusan meter di bawah tanah pada Minggu (24/1). Media pemerintah China melaporkan total 11 penambang lain yang telah dievakuasi setelah terjebak selama dua minggu.

Dalam laporan stasiun televisi negara, CCTV, dilaporkan para penambang dievakuasi pukul 11 pagi waktu setempat, Minggu (24/1)

"Seorang penambang berada dalam 'kondisi fisik yang sangat lemah' dan dilarikan ke rumah sakit," kata CCTV seperti dilansir AFP, Minggu (24/1/2021).

Sebelas penambang diselamatkan setelah poros ventilasi udara dibersihkan, lapor kantor berita resmi negara Xinhua, mengutip pusat komando operasi. Sepuluh lainnya masih belum ditemukan.

Tim spesialis penyelamat telah berjuang melawan kondisi sulit sejak ledakan di tambang Hushan, provinsi Shandong dimana ledakan menjebak para penambang di bawah tanah di tengah air yang naik pada 10 Januari lalu. Ledakan terjadi pada poros ventilator sehingga menyebabkan penyumbatan yang merusak kereta gantung.

Pada Minggu pagi, sumbatan yang menghalangi tiba-tiba jatuh ke dasar terowongan. Tim ahli penyelamat, Du Bingjian menyebut kejadian itu membuat tim mengambil tindakan cepat untuk menyelamatkan para penambang.

"Setelah rintangan itu jatuh ke dasar poros, tim penyelamat mulai mengangkat para penambang dan menghentikan pekerjaan pengeboran," kata Du kepada Global Times.

"Saat ini tidak jelas kapan tim penyelamat akan mencapai bagian tengah di mana para penambang yang hilang diyakini berada."

Dalam sebuah rekaman, terlihat pengangkatan lift pembawa barang ke permukaan. Seorang pria bermasker dibawa keluar oleh petugas penyelamat.

Rekaman selanjutnya menunjukkan pekerja darurat mengangkat penambang lain, yang mengenakan kacamata hitam untuk melindungi mata mereka dari cahaya. Seseorang tampak memegang tangannya seolah sedang berdoa.

Kontak pertama kali dilakukan seminggu yang lalu dengan 11 penambang yang terperangkap di bagian tambang sekitar 580 meter (1.900 kaki) di bawah permukaan. Salah satunya terluka parah pada ledakan awal dan meninggal setelah jatuh koma.

Penambang lain ditemukan dalam keadaan hidup-hidup oleh penyelamat ketika mereka berusaha mencapai kelompok tersebut.

Tim penyelamat telah menurunkan makanan, obat-obatan dan perbekalan lainnya ke kelompok tersebut melalui beberapa lubang penyelamat yang dibor ke dalam batu. Media pemerintah melaporkan hari Jumat (22/1) bahwa kesehatan para penambang secara bertahap kembali ke "keadaan normal" setelah pengiriman makanan secara teratur.

Detektor kehidupan dan larutan nutrisi telah diturunkan ke bagian lain tambang dengan harapan dapat menjangkau bagian yang masih hilang.

Pada bulan Desember, 23 pekerja tewas setelah terjebak di bawah tanah di kota barat daya Chongqing, China.

(izt/gbr)