Round Up

Kemunculan Perdana Istri Kim Jong-Un Usai Setahun Tak Kelihatan

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 20:01 WIB
Pyongyang -

Kemunculan istri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Ri Sol Ju, mengagetkan publik lantaran setahun terakhir tak pernah terlihat mendampingi sang suami. Ri kembali mendampingi suaminya saat menghadiri sebuah konser ketika hari libur terbesar di negara itu pada Rabu (17/2) waktu setempat.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (17/2/2021), kemunculan itu pertama kali dirilis oleh surat kabar resmi Partai Buruh Korut, Rodong Sinmun. Terlihat foto Ri dan Kim Jong-Un dalam acara yang digelar untuk menandai ulang tahun mendiang Kim Jong-Il, mantan pemimpin Korut dan ayah Kim Jong-Un.

Dalam foto yang beredar, Kim Jong-Un dan istrinya tampak tersenyum saat mereka menonton konser di Teater Seni Mansudae di ibu kota Pyongyang. Berbeda dari foto sebelumnya yang diterbitkan Rodong Sinmun, para hadirin tampak tak memakai masker atau menjaga jarak sosial di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Surat kabar itu juga melaporkan bahwa Kim Jong-Un mengunjungi Istana Matahari Kumsusan, tempat jenazah ayah dan kakeknya disemayamkan. Dia meletakkan karangan bunga untuk perayaan Hari Bintang Cemerlang itu.

Sejak Januari tahun lalu, Ri sudah tidak terlihat mendampingi Kim Jong-Un. Padahal sebelumnya dia setia menemani Kim Jong-Un ke acara-acara publik besar, termasuk satu tahun lalu saat acara liburan Tahun Baru Imlek.

Melihat hal itu, banyak pihak berspekulasi mengenai kesehatan dan potensi kehamilannya.

Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan mengatakan kepada anggota parlemen bahwa Ri tampaknya menahan diri dari kegiatan di luar untuk mencegah infeksi virus Corona dan memilih "bermain bersama anak-anak mereka."

NIS meyakini Kim Jong-Un dan istrinya memiliki tiga anak. Meski tak banyak informasi yang diketahui publik tentang ketiganya.

Hingga kini, Korut belum mengonfirmasi satupun kasus COVID-19, tetapi NIS mengatakan wabah itu tidak mungkin tidak masuk ke Korut karena negara itu memiliki pertukaran aktif dengan China, tempat virus pertama kali muncul, sebelum menutup perbatasan awal tahun lalu.

(izt/nvc)