Cari Nelayan Hilang, Polisi Temukan Jasad Manusia di Perut Buaya

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 15:58 WIB
Saltwater crocodiles are known to inhabit the area around Australias Lake Placid, but attacks are relatively rare SAEED KHAN AFP/File
Ilustrasi (dok. SAEED KHAN/AFP/File)
Queensland -

Otoritas Queensland di Australia mendapat temuan sesosok jasad manusia di dalam seekor buaya. Temuan ini didapat saat menyelidiki kasus hilangnya seorang nelayan setempat.

Seperti dilansir CNN, Selasa (16/2/2021), nelayan bernama Andrew Heard (69) itu dilaporkan pergi mencari ikan di dekat Pulau Hinchinbrook pada Kamis (11/2) lalu dan tidak pernah kembali. Kepolisian Queensland melakukan pencarian di perairan setempat yang menjadi lokasi hilangnya Heard.

Dalam pernyataan pada Minggu (14/2) waktu setempat, Kepolisian Queensland mengumumkan bahwa para penyidik menemukan jasad manusia di area sekitar dan di dalam perut seekor buaya sepanjang 4,2 meter.

Buaya tersebut ditangkap dan dibunuh oleh Departemen Lingkungan dan Sains Queensland (DES) sebagai bagian dari penyelidikan. DES dalam pernyataannya juga mengungkapkan pihaknya membunuh seekor buaya lainnya sepanjang 3 meter terkait penyelidikan yang sama.

"Pada tahap ini, kami hanya bisa memastikan bahwa kami menemukan sisa-sisa jasad manusia dalam (buaya) yang pertama," tutur Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Andrew Cowie dari Kepolisian Queensland dalam konferensi pers pada Senin (15/2) waktu setempat.

Cowie menyatakan bahwa proses pemeriksaan untuk buaya kedua belum selesai dilakukan.

Disebutkan Cowie lebih lanjut bahwa kedua ekor buaya itu ditemukan di area Heard mencari ikan dan ciri-ciri buaya kedua konsisten dengan keterlibatan dalam insiden ini. "Saya meyakini kita mendapati dua ekor buaya terlibat," sebutnya.