11 Jasad Ditemukan, Korban Tewas 'Tsunami Himalaya' di India Jadi 49 Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 19:19 WIB
Banjir bandang India yang dipicu longsornya gletser di kawasan Himalaya mengakibatkan sedikitnya 170 orang hilang. Proses pencarian korban masih terus dilakukan
Proses pencarian korban 'tsunami Himalaya' (dok. National Disaster Response Force via AP Photo)
New Delhi -

Para petugas penyelamat India yang menyisir lembah yang dipenuhi lumpur dan bebatuan akibat 'tsunami Himalaya', menemukan 11 jasad korban lainnya. Total korban tewas akibat insiden banjir bandang yang dipicu longsornya gletser Himalaya ini bertambah menjadi 49 orang.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (15/2/2021), juru bicara Pasukan Tanggap Bencana Nasional India, Krishan Kumar, menuturkan bahwa 155 orang masih dinyatakan hilang dalam insiden yang terjadi 7 Februari lalu.

Saat itu, bongkahan besar gletser di gunung Nanda Devi longsor dan jatuh ke dalam sungai setempat yang memicu banjir bandang di Uttarakhand. Media-media lokal menjuluki insiden itu sebagai 'tsunami Himalaya' karena arus deras yang menerjang jembatan, jalan dan bangunan yang ada di tepi sungai.

Kumar menyatakan lima jasad korban ditemukan di terowongan proyek pembangkit listrik setempat, saat petugas penyelamat membersihkan puing-puing dan mencari korban selamat pada Minggu (14/2) waktu setempat.

Enam jasad korban lainnya ditemukan di sebuah desa yang ada di area yang diterjang banjir bandang.

Petugas penyelamat menggunakan ekskavator dan sekop untuk membersihkan lumpur dari terowongan dalam upaya menjangkau belasan pekerja yang terjebak.

Arus deras yang membawa lumpur dan bebatuan besar menerjang Sungai Alaknanda dan Sungai Dhauliganga, merusak bendungan, menyapu jembatan dan memaksa evakuasi di banyak desa setempat.