International Updates

Sidang Pemakzulan Trump Dekati Putusan, Kim Jong-Un Pecat Menteri Ekonomi

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 13 Feb 2021 19:54 WIB
President Donald Trump listens during an event on Operation Warp Speed in the Rose Garden of the White House, Friday, Nov. 13, 2020, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)
Donald Trump (dok. AP/Evan Vucci)
Jakarta -

Sidang pemakzulan mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mendekati akhir dengan putusan akan dijatuhkan pada akhir pekan. Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-Un, memecat Menteri Perekonomian yang baru menjabat setelah mengkritik rencana strategis kabinetnya yang dianggap kurang ambisius.

Tim pengacara Trump berargumen sang mantan presiden tidak bertanggung jawab atas serangan yang dilakukan pendukungnya terhadap Gedung Capitol pada 6 Januari lalu. Senat AS diperkirakan akan menggelar voting untuk menentukan apakah Trump bersalah atas dakwaan menghasut pemberontakan pada Sabtu (13/2) waktu setempat.

Sementara itu, dalam rapat pleno Partai Buruh Korea pekan ini, Kim Jong-Un memecat Menteri Perekonomian yang baru menjabat bulan lalu dan menuduh kabinetnya menyusun rencana lima tahun 'tanpa perubahan besar' dari rencana sebelumnya, yang oleh Kim Jong-Un disebut 'sangat gagal di hampir semua sektor'.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (13/2/2021):

- Joe Biden Ingin Tutup Penjara Guantanamo

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, ingin menutup penjara Teluk Guantanamo yang kontroversial dan khusus menahan para tersangka terorisme. Penutupan penjara Guantanamo itu ditargetkan akan dilakukan sebelum akhir masa jabatan Biden.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (13/2/2021), rencana itu diungkapkan Gedung Putih dalam konferensi pers pada Jumat (12/2) waktu setempat. Rencana ini menggemakan janji kampanye yang belum terpenuhi dari pemerintahan era Presiden Barack Obama, saat Biden menjabat Wakil Presiden AS.

Diumumkan juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki, bahwa peninjauan resmi akan dilakukan terhadap penjara militer AS di Teluk Guantanamo di Kuba. Peninjauan itu akan dilakukan pemerintahan Biden melalui Dewan Keamanan Nasional (NSC).

- Sidang Pemakzulan Trump Dekati Akhir, Putusan Sudah Bisa Ditebak

Senat Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menjatuhkan putusan dalam sidang pemakzulan mantan Presiden Donald Trump pada akhir pekan ini. Tim pengacara Trump berargumen sang mantan presiden tidak bertanggung jawab atas serangan yang dilakukan pendukungnya terhadap Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (13/2/2021), tim pengacara Trump menyampaikan argumen pokok hanya selama tiga jam pada Jumat (12/2) waktu setempat, yang menuduh Partai Demokrat melakukan persekusi pada Trump. Salah satu pengacara Trump, Michael van der Veen, menyebut pemakzulan ini inkonstitusional dan merupakan 'tindakan balas dendam politik'.

Senat AS selanjutnya akan menggelar pertemuan pada Sabtu (13/2) pagi, sekitar pukul 10.00 waktu setempat untuk memperdebatkan apakah akan mengizinkan disampaikannya keterangan para saksi dalam sidang pemakzulan. Setelah itu, argumen penutup akan disampaikan oleh masing-masing pihak.

Diperkirakan bahwa putusan untuk sidang pemakzulan ini bisa dijatuhkan pada hari yang sama, dengan 100 Senator AS -- baik dari Partai Demokrat maupun Partai Republik -- bertindak sebagai juri persidangan yang akan memvoting untuk menentukan apakah Trump bersalah atas dakwaan menghasut pemberontakan.