PBB Bilang Ditangkap, Pemimpin Al-Qaeda Tiba-tiba Muncul di Video

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 12:31 WIB
An image grab taken from a video released by Al-Malahem Media, the media arm of Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP), shows Khaled Batarfi in a video posted online on June 15, 2015 HO AL-MALAHEM MEDIA/AFP/File
Pemimpin Al-Qaeda, Khalid Batarfi (Foto: AL-MALAHEM MEDIA/AFP/File)
Dubai -

Pemimpin Al-Qaeda di Yaman, Khalid Batarfi tiba-tiba muncul dalam sebuah video yang dirilis kelompok militan tersebut. Padahal baru-baru ini, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengklaim dirinya telah ditangkap.

Kemunculan video Batarfi tersebut diungkapkan oleh kelompok SITE yang memonitor kelompok-kelompok ekstremis.

Seperti dilansir AFP, Kamis (11/2/2021), dalam video yang muncul pada Rabu (10/2) waktu setempat, Khalid Batarfi, yang menjadi pemimpin Al-Qaeda di Jazirah Arab (AQAP) selama sekitar satu tahun, berbicara tentang penyerbuan Kongres AS bulan Januari lalu.

Video tersebut dibuka dengan cuplikan serangan 6 Januari oleh pendukung Donald Trump itu.

Dalam video berdurasi 20 menit berjudul "Amerika dan Penyerbuan yang Menyakitkan", Batarfi mengatakan "menyerbu Kongres hanyalah awal dari apa yang akan menimpa mereka, Insya Allah".

Pekan lalu, sebuah laporan yang diajukan ke Dewan Keamanan PBB mengklaim Batarfi telah ditangkap dan wakilnya, Saad Atef al-Awlaqi, tewas dalam "operasi di Kota Ghayda, Provinsi Al-Mahrah, pada Oktober lalu".

Dua pemimpin suku lokal di wilayah Al-Bayda di Yaman tengah, di mana AQAP aktif, mengatakan kepada AFP bahwa kemungkinan besar orang yang ditangkap bukanlah Batarfi tetapi anggota lain dari kelompok AQAP.

"Kemungkinan besar, dia tidak ditangkap, dan yang ditangkap adalah pemimpin senior lainnya dalam kelompok itu," kata salah satu pemimpin suku.

Laporan PBB soal penangkapan Batarfi tidak mengungkapkan keberadaannya ataupun memberikan rincian terkait operasi Oktober 2020 lalu.

Teroris Global

AQAP sebelumnya mengungkapkan telah menunjuk Batarfi sebagai pemimpinnya pada Februari 2020 setelah kematian pendahulunya Qassim al-Rimi dalam serangan udara AS di Yaman.

Simak video 'Militer Prancis Bunuh Pimpinan Al-Qaeda Afrika Utara':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2