Round Up

Kejadian Langka Saat Mesir Buka Perbatasan Gaza

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 04:26 WIB
Passengers sit next to their luggage as they wait to cross the border to the Egyptian side of Rafah crossing, in Rafah, Gaza Strip, Tuesday, Aug. 11, 2020. Egypt reopened Rafah Crossing for three days starting Tuesday for humanitarian cases in and out of the Gaza Strip, including medical patients and people who had Egyptian and international citizenship. The border was closed since March. (AP Photo/Adel Hana)
Mesir buka perbatasan di Jalur Gaza (Foto: AP/Adel Hana)
Rafah -

Otoritas Mesir membuka perbatasan Jalur Gaza pertama kalinya tanpa batas waktu. Pembukaan itu akan memungkinkan banyak orang bisa melintas ke dunia luar dengan bebas.

Penduduk Gaza yang melintasi titik perbatasan Rafah pada hari Selasa (9/2) menyambut baik dan mengungkapkan kebahagiaannya.

"Saya telah menunggu selama enam bulan sampai perbatasan dibuka," kata seorang mahasiswa, Ibrahim al-Shanti (19) seperti dilansir AFP, Rabu (10/2/2021).

"Penutupan berulang telah menghabiskan satu semester studi saya. Saya berharap ini benar-benar dilakukan secara permanen,"imbuhnya.

Kairo mengambil langkah pembukaan saat menjadi tuan rumah pembicaraan antara Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, dan Fatah, yang menjalankan Otoritas Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Hamas, Fatah bersama dengan faksi-faksi Palestina lainnya, sedang mendiskusikan untuk mengadakan pemilihan parlemen dan presiden akhir tahun ini, yang pertama dalam 15 tahun terakhir.

Perlintasan Rafah telah ditutup dalam beberapa bulan terakhir untuk mengendalikan pandemi virus Corona, meskipun terkadang dibuka sebentar.

Sumber keamanan Mesir mengatakan kepada AFP bahwa "ini bukan pembukaan rutin atau normal. Ini adalah pertama kalinya dalam beberapa tahun perlintasan perbatasan Rafah dibuka tanpa batas waktu. Dulunya hanya dibuka tiga atau empat hari pada satu waktu."

Selanjutnya
Halaman
1 2