Round Up

Kode Pos Jadi 'Jurus' Palestina Tegaskan Kedaulatan

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 04:35 WIB
Palestinian flag and sky. Photo taken in the West Bank.
Ilustrasi Bendera Palestina (Foto: Getty Images/iStockphoto/Joel Carillet)
Ramallah -

Otoritas Palestina (PA) mengumumkan akan memakai kode pos sendiri. Sejak lama, pengiriman surat atau paket pos internasional harus melewati Yordania atau Israel jika hendak dikirimkan ke Palestina.

Seperti dilansir Al Jazeera, Senin (8/2/2021), surat dan paket internasional yang dikirim ke dan dari wilayah Tepi Barat saat ini harus melalui Yordania atau Israel. Pengiriman itu juga harus mendapatkan izin oleh Israel, yang menguasai masuknya barang dan bea cukai ke wilayah pendudukan.

Penggunaan kode pos sendiri untuk Palestina ini akan mempermudah pengiriman paket ke kawasan pendudukan, tapi di sisi lain juga menjadi bentuk penegasan kedaulatan Palestina.

Pada Minggu (7/2) waktu setempat, PA mengumumkan pihaknya telah meminta Serikat Pos Universal untuk memberi tahu negara-negara anggotanya bahwa kode pos Palestina mulai berlaku.

Menurut PA, proyek kode pos itu akan membantu membangun sistem alamat Palestina yang akan memfasilitasi surat warga Palestina, dan akan menjadi komponen penting dari infrastruktur yang akan memampukan sektor publik dan privat untuk menyediakan layanan dengan cara yang bergantung pada lokasi geografis.

"Mulai April, kirim pos yang tidak mencantumkan kode pos Palestina tidak akan diproses," cetus Menteri Komunikasi Palestina, Ishaq Sidr, kepada wartawan di Ramallah -- kantor Otoritas Palestina di Tepi Barat. "Ini adalah persoalan menegaskan hak-hak Palestina," tegasnya.

Sidr menyebut bahwa kode pos akan meningkatkan layanan pengiriman paket, penyortiran pos, layanan logistik dan layanan darurat serta ambulans.

Tidak hanya itu, menurut Sidr, kode pos Palestina juga akan membantu mengakhiri penyitaan pengiriman dari luar negeri. Disebutkan Sidr bahwa 6 ton paket tertahan di Yordania sejak tahun 2018. Dia juga menuduh Israel menghalangi pengiriman ke wilayah Palestina.

Simak juga video 'Hendak Tikam Tentara Israel, Warga Palestina Ditembak Mati':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2