Presiden Honduras Diduga Terima Suap untuk Lindungi Gembong Narkoba

ADVERTISEMENT

Presiden Honduras Diduga Terima Suap untuk Lindungi Gembong Narkoba

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 15:25 WIB
Honduras President Juan Orlando Hernandez gestures during an interview with AFP at the presidential palace in Tegucigalpa on January 29, 2021. (Photo by ORLANDO SIERRA / AFP)
Juan Orlando Hernandez (AFP/ORLANDO SIERRA)
Tegucigalpa -

Jaksa-jaksa Amerika Serikat (AS) tengah menyelidiki Presiden Honduras, Juan Orlando Hernandez, terkait kasus gembong narkoba asal Honduras. Jaksa AS menduga Hernandez menerima suap jutaan dolar AS dari hasil transaksi narkoba sebagai imbalan melindungi pengedar narkoba itu.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (10/2/2021), dalam dokumen dakwaan yang diajukan pada Jumat (5/2) lalu, ke pengadilan distrik selatan New York, untuk kasus Geovanny Fuentes Ramirez, jaksa federal AS menyebut Hernandez sendiri menjadi target penyelidikan, bersama 'beberapa pejabat tinggi' lainnya.

Para jaksa tidak menyebut lebih lanjut soal fokus penyelidikan itu.

Namun dalam dokumen itu, para jaksa menuduh Hernandez, yang menjabat sejak tahun 2014, menggunakan penegak hukum dan pejabat militer Honduras untuk melindungi pengedar narkoba sebagai bagian dari rencana 'menggunakan perdagangan narkoba untuk membantu memperkuat kekuasaan dan kendali di Honduras'.

Bulan lalu, jaksa-jaksa AS menyatakan dalam dokumennya terkait kasus yang sama bahwa Hernandez pada tahun 2013 'menerima jutaan dolar dari hasil perdagangan narkoba dan, sebagai imbalannya, menjanjikan perlindungan untuk pengedar narkoba dari jaksa, penegak hukum, dan ekstradisi ke Amerika Serikat'.

Pemerintah Honduras tidak merespons saat diminta komentar oleh Reuters.

Namun dalam pernyataan via Twitter, kepresidenan Honduras menegaskan gagasan Hernandez mengambil uang narkoba dari Fuentes Ramirez atau melindungi para pengedar adalah '100 persen salah dan tampaknya didasarkan pada kebohongan para penjahat yang ingin balas dendam atau ingin mengurangi hukuman mereka'.

Tonton juga Video "Presiden Honduras dan Istrinya Positif Covid-19":

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT