Round Up

Kode Pos Jadi 'Jurus' Palestina Tegaskan Kedaulatan

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 04:35 WIB
Palestinian flag and sky. Photo taken in the West Bank.
Ilustrasi Bendera Palestina (Foto: Getty Images/iStockphoto/Joel Carillet)

Kepala hubungan internasional pada Pos Palestina, Imad al-Tumayzi, menuturkan kepada AFP bahwa menggunakan kode pos 'akan mencegah Israel menyita barang-barang kiriman pos yang datang ke Palestina, dan akan membantu membuat layanan lebih efisien'.

Selama ini warga Palestina mengeluh karena terpaksa memakai layanan kurier swasta yang mahal untuk mengirim atau menerima paket. Tidak diketahui jelas apakah penerapan kode pos akan memangkas biaya pengiriman.

Kantor berita resmi Palestina, Wafa, melaporkan bahwa setengah juta gedung di wilayah Tepi Barat telah diberi kode pos. Dilaporkan juga bahwa peluncuran kode pos akan segera diperluas ke Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan ada di bawah blokade Israel sejak tahun 2007.

Terlepas dari itu semua, seorang pegawai pos Palestina di Tepi Barat yang enggan disebut namanya menuturkan kepada AFP bahwa kode pos baru sebenarnya 'lebih bersifat simbolis daripada praktis'.

"Kode pos hanya bisa benar-benar diterapkan ketika Otoritas Palestina menguasai pelabuhan atau bandara," sebut pegawai pos itu.

Diketahui bahwa Tepi Barat yang terjepit antara Israel dan Yordania, tidak memiliki bandara sipil yang beroperasi.

Halaman

(izt/ita)