Warga Palestina Ganti Ratusan Pohon yang Ditebang Israel di Tepi Barat

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 01:31 WIB
Ilustasi bendera Palestina
Ilustrasi bendera Palestina
Tubas -

Warga Palestina menanam pohon di area yang sebelumnya telah digunduli oleh tentara Israel. Tertara Israel beralasan menebang pohon karena pohon-pohon itu ada di zona militer.

Dilansir dari AFP, pada Kamis (28/1/2021), warga Palestina menanam kembali ratusan pohon di Tepi Barat yang diduduki oleh Israel. Sehari setelah tentara Israel mencabut ribuan pohon di area itu dengan menyebut pohon-pohon itu ditanam secara ilegal di zona militer.

Puluhan aktivis Palestina dan staf dari Kementerian Pertanian Palestina membawa sekop dan beliung untuk bekerja sama menanam bibit di lembah dekat Khirbeit Einoun, di Provinsi Tubas.

Jaafar Salahat kepada kantor berita resmi Wafa menyebut, diperkirakan, ada 500 pohon yang ditanam, dan akan berlanjut selama beberapa hari.

Aktivis Palestina Moataz Bisharat, yang bekerja untuk menentang pendudukan Israel di Tepi Barat, mengatakan kepada AFP bahwa tentara telah menghancurkan sekitar 10.000 pohon, termasuk ratusan pohon zaitun, pada Rabu "dengan alasan bahwa daerah itu merupakan zona militer terlarang."

Cabang militer Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di Tepi Barat (COGAT) mengatakan telah "melakukan kegiatan penegakan hukum untuk mengevakuasi invasi pertanian ilegal di zona kebakaran."

Aktivis Palestina Khairi Hanoun mengatakan penanaman pohon itu bertujuan untuk mengirimkan "pesan kepada penjajah".

"Pohon adalah akar kami, sejarah kami, warisan kami, identitas kami," katanya.

Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari 1967.

Saat ini terdapat sekitar 475.000 pemukim Yahudi di Tepi Barat yang tinggal di komunitas yang dianggap ilegal oleh sebagian besar komunitas internasional, bersama dengan sekitar 2,8 juta warga Palestina.

(aik/aik)