Peru Kerahkan Kendaraan Lapis Baja untuk Halau Imigran Gelap

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 12:05 WIB
Janji Biden ditagih Meksiko di tengah bentrokan ribuan imigran dengan polisi di perbatasan
ilustrasi imigran (Foto: BBC World)
Jakarta -

Militer Peru mengerahkan kendaraan-kendaraan lapis baja di sepanjang perbatasannya dengan Ekuador. Ini dilakukan sebagai upaya untuk menghentikan masuknya para imigran tidak berdokumen.

Komando Gabungan Angkatan Bersenjata Peru mengatakan di Twitter bahwa setelah pertemuan dengan militer Ekuador, mereka memutuskan untuk "memperkuat langkah-langkah kontrol" dalam beberapa hari mendatang untuk "memblokir masuknya imigran ilegal."

Kota Tumbes di Peru utara adalah titik masuk utama bagi para migran dari Venezuela, yang melintasi Kolombia dan Ekuador untuk mencoba mencapai negara-negara lebih jauh ke selatan di benua itu.

Pers lokal telah mendistribusikan gambar dari kendaraan-kendaraan lapis baja melintas di jalan-jalan Tumbes, di tengah laporan bahwa kelompok imigran tidak berdokumen telah melempari polisi Peru dengan batu.

Perbatasan antara Peru dan Ekuador telah ditutup karena wabah virus Corona. Namun, sejak awal bulan ini, militer kedua negara telah mendeteksi dan menghancurkan 11 rute yang digunakan karavan para imigran ilegal dan kendaraan selundupan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan lebih dari lima juta warga Venezuela telah meninggalkan negara itu sejak akhir 2015, dengan harapan bisa membuat kehidupan yang lebih baik di tempat lain.

Diperkirakan 1,4 juta orang telah pergi ke Kolombia dan 860.000 orang ke Peru, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM). Peru berbatasan dengan Ekuador dan Kolombia.

Banyak negara di Amerika Selatan, seperti halnya di seluruh dunia, saat ini sedang berjuang melawan gelombang kedua dari infeksi virus Corona, dengan pembatasan migrasi sebagai alat utama untuk memerangi penyebaran virus.

(ita/ita)