Bunuh Diri Pelajar Meningkat, Las Vegas Akan Buka Kembali Sekolah

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 14:05 WIB
Kawasan New York, AS, turut terdampak virus corona. Beragam aktivitas perkantoran hingga sekolah ditutup sementara guna cegah penyebaran COVID-19.
Kondisi Sekolah dan Universitas Sejak Pandemi (Foto: AP Photo)
Los Angeles - Sekolah-sekolah di Las Vegas, Amerika Serikat direncanakan akan dibuka kembali dalam beberapa minggu ke depan. Rencana itu dilakukan menyusul kekhawatiran atas kesehatan mental para siswa AS dan lonjakan kasus bunuh diri sejak sekolah-sekolah ditutup akibat COVID-19 pada Maret 2020 lalu.

Dilansir dari AFP, Selasa (26/1/2021), wilayah Clark County di Nevada, yang mencakup Las Vegas dan distrik sekolah terbesar kelima di negara itu, telah mencatat 19 kasus bunuh diri pelajar sejak penutupan sekolah.

"Angka itu meningkat dua kali lipat di sembilan distrik sepanjang tahun sebelumnya," kata kantor pers distrik itu kepada AFP, tanpa secara langsung menghubungkan trend itu untuk membuka kembali sekolah di negara bagian barat itu.

Para ahli memperingatkan ada banyak faktor yang berkontribusi pada bunuh diri, hal ini tidak pernah bisa dijelaskan dengan satu penyebab saja.

Penelitian menunjukkan bahwa pandemi telah berdampak pada masyarakat yang lebih rentan, termasuk di antara para remaja yang putus sekolah. Terjadi peningkatan gangguan psikologis bersamaan dengan pandemi dan lockdown.

Meningkatnya perubahan sikap akibat lockdown COVID-19 di AS menyebabkan banyak pihak menentang penutupan sekolah. Beberapa pakar kesehatan mental juga memperingatkan dampaknya terhadap kesejahteraan anak.

Mantan Presiden Donald Trump berulang kali mencoba mendesak agar sekolah-sekolah dibuka kembali. Sementara mantan direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Robert Redfield menyebut "peningkatan bunuh diri remaja" terjadi pada anak-anak yang tidak masuk sekolah pada Juli 2020 lalu.

"Ketika kami mulai melihat peningkatan bunuh diri pada anak, kami tahu bukan hanya angka COVID-19 yang perlu kami lihat lagi," kata pejabat Clark County, Jesus Jara, yang telah melobi selama berbulan-bulan untuk membuka kembali sekolah.

"Kita harus menemukan cara untuk menyentuh anak-anak kita, untuk melihat mereka. Mereka harus mulai melihat beberapa gerakan, beberapa harapan," imbuhnya kepada media The New York Times.

Khawatir dengan masalah kesehatan mental, distrik-distrik telah membuat program peringatan untuk mengidentifikasi siswa yang berisiko bunuh diri.

Skema tersebut termasuk memilah-milah iPad yang diberikan kepada siswa, di mana akan ada pemindaian pencarian yang merujuk terhadap kata kunci bunuh diri atau masalah kesehatan mental. Distrik-distrik telah melakukan lebih dari 3.100 peringatan antara Juni hingga Oktober tahun lalu.

Belum ada tanggal resmi yang ditetapkan untuk membuka kembali sekolah-sekolah di Las Vegas. Tetapi distrik-distrik telah diberi lampu hijau untuk membuka sekolah sesuai dengan peraturan kesehatan. Siswa tingkat pertama, termasuk anak-anak kecil, dapat kembali sekolah dalam beberapa minggu ke depan. (izt/ita)