Hong Kong Terapkan Lockdown Corona, 10 Ribu Warga Tak Boleh Keluar Rumah

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 11:57 WIB
A resident (R) receives a mandatory Covid-19 coronavirus test by a health worker at a testing site in the Jordan area of the Yau Tsim Mong district of Kowloon in Hong Kong on January 22, 2021, an area of dense housing which has seen a recent spike in cases of the coronavirus. (Photo by Anthony WALLACE / AFP) (Photo by ANTHONY WALLACE/AFP via Getty Images)
Warga Hong Kong menjalani tes Corona saat lockdown diterapkan di hotspot penularan virus mematikan ini (AFP via Getty Images/ANTHONY WALLACE)

Hong Kong menjadi salah satu lokasi pertama yang dihantam virus Corona setelah virus mematikan ini terdeteksi di China dan menyebar ke luar wilayahnya. Sejauh ini, Hong Kong mampu menjaga total kasus Corona di bawah 10 ribu kasus, dengan 170 kematian, dengan menerapkan langkah social distancing yang efektif.

Dalam dua bulan terakhir, Hong Kong terus menghadapi gelombang keempat virus Corona dengan otoritas setempat berjuang menekan tambahan kasus harian. Namun klaster-klaster penularan baru bermunculan di area permukiman warga berupah rendah, yang dikenal dengan area tempat tinggal yang penuh sesak.

Kasus penularan lokal dilaporkan muncul di gedung-gedung semacam itu. Beberapa hari terakhir, otoritas kesehatan setempat mewajibkan tes Corona terhadap 70 gedung, sebelum akhirnya memutuskan untuk melakukan tes pada semua orang di kawasan tersebut.

Pada Jumat (22/1) waktu setempat, Hong Kong melaporkan 61 kasus baru Corona, termasuk 55 kasus penularan lokal atau kasus Corona yang penularannya terjadi di tengah masyarakat.

Halaman

(nvc/hri)