4 Sekolah UNICEF di Kamp Pengungsi Rohingya Hangus Terbakar

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 16:29 WIB

"Sekolah-sekolah itu telah ditutup selama berbulan-bulan sebagai upaya untuk memerangi penyebaran virus Corona. Tapi diperkirakan akan dibuka lagi mulai bulan depan," kata relawan.

Sebagian besar warga Rohingya konservatif banyak yang menentang pendidikan untuk anak perempuan. Sekitar 750.000 warga Rohingya yang tinggal di kamp pengungsian Bangladesh adalah mereka yang melarikan diri dari penumpasan militer di Myanmar pada 2017, yang oleh PBB disamakan dengan pembersihan etnis.

Kemungkinan mereka untuk kembali ke Myanmar sangat kecil sehingga menyebabkan ketegangan dengan penduduk lokal dan mendorong pengungsi melakukan perjalanan laut yang berbahaya ke Malaysia dan Indonesia.

Beberapa bulan terakhir telah terjadi bentrokan antara kelompok-kelompok termasuk militan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA). Bentrokan itu menewaskan tujuh orang dan banyak rumah dibakar.


(izt/ita)