Ramai Demonstran Bersenjata di AS, FBI Sudah Ingatkan Jauh-jauh Hari

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 12:16 WIB
Jelang pelantikan Biden: Membawa senjata api, sejumlah kelompok gelar protes di gedung-gedung DPRD AS
Foto: Demonstran bersenjata di DPRD AS (BBC World)
Washington DC -

Sejumlah pengunjuk rasa bersenjata berkumpul di gedung-gedung DPRD negara bagian di AS, jelang pelantikan presiden terpilih Joe Biden. Hal ini sudah jauh-jauh hari diperingatkan oleh Biro Investigasi Federal, FBI.

Seperti dilansir BBC, Senin (18/1/2021) sejumlah kecil kelompok pengunjuk rasa - beberapa dari mereka bersenjata - berkumpul di gedung-gedung DPRD negara bagian di AS. Ketegangan meningkat setelah terjadinya kerusuhan mematikan di Capitol di Washington.

FBI sudah memperingatkan kemungkinan adanya aksi unjuk rasa bersenjata di sejumlah wilayah Amerika Serikat menjelang pelantikan Joe Biden sebagai presiden.

Ada berbagai laporan mengenai rencana berkumpul kelompok-kelompok bersenjata di seluruh gedung DPRD di 50 negara bagian dan di Washington DC menjelang pelantikan Biden pada 20 Januari.

Kekhawatiran itu muncul di tengah peningkatan keamanan untuk acara pelantikan itu.

Pada Senin (11/01), Biden mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak takut untuk mengucapkan sumpah jabatan di luar Gedung Capitol.

Unggahan-unggahan di jaringan online pro-Trump dan sayap ekstrem kanan menyerukan aksi protes pasa sejumlah tanggal, termasuk demonstrasi bersenjata di kota-kota di seluruh AS pada 17 Januari, serta sebuah pawai di Washington DC pada hari pelantikan.

Sebuah buletin internal FBI, yang dilaporkan oleh ABC News dan media-media lainnya, memuat peringatan bahwa sebuah kelompok menyerukan "penyerbuan" ke gedung-gedung DPR tingkat negara bagian serta pengadilan lokal dan federal di seluruh negara itu jika Trump dicopot dari jabatannya lebih awal.

Jika dia tidak dicopot, maka "penyerbuan" dilaksanakan pada hari pelantikan Joe Biden.

Sementara itu, seperti dilansir DW, Badan penegak hukum Amerika Serikat (AS) sudah meningkatkan pengamanan menjelang pelantikan Presiden terpilih AS Joe Biden pada 20 Januari.

Tonton video 'Pria Bersenjata Coba Masuk Acara Inaugurasi Joe Biden':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2