Dubes Inggris Bahas Kerjasama Perubahan Iklim dengan NU-Muhammadiyah

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 17:08 WIB
Pertemuan dengan NU dan Muhammadiyah adalah hasil kerjasama Duta Besar Inggris dan Kuasa Usaha Kedutaan Italia Giovanni Brignone. Inggris dan Italia adalah tuan rumah bersama untuk KTT Perubahan Iklim COP26 (Kedutaan Inggris)
Foto: Pertemuan dengan NU dan Muhammadiyah adalah hasil kerjasama Duta Besar Inggris dan Kuasa Usaha Kedutaan Italia Giovanni Brignone. Inggris dan Italia adalah tuan rumah bersama untuk KTT Perubahan Iklim COP26 (Kedutaan Inggris)
London -

Duta Besar Inggris Owen Jenkins, bersama dengan Kuasa Usaha Kedutaan Besar Italia, menggelar pertemuan virtual dengan NU dan Muhammadiyah secara terpisah minggu ini untuk membicarakan kerjasama menuju KTT Perubahan Iklim COP26 2021. Acara ini akan diselenggarakan secara bersama-sama oleh Inggris dan Italia.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/1/2021) Dubes Owen Jenkins mendorong kedua organisasi tersebut untuk menerima undangan dari Paus Fransiskus untuk bergabung dalam pertemuan puncak para pemimpin agama dunia pada 4 Oktober 2021 di Roma.

Sri Paus akan menyelenggarakan pertemuan dengan para pemimpin agama di dunia untuk membahas tugas dan peran penting agama dalam perang melawan Perubahan Iklim. Acara Sri Paus tersebut diselenggarakan oleh Tahta Suci Vatikan (Holy See), Kedutaan Besar Inggris untuk Tahta Suci Vatikan dan Kedutaan Besar Italia untuk Tahta Suci Vatikan.

Sri Paus mengatakan bahwa para pemimpin agama perlu menjadi "penyebar harapan" tentang Perubahan Iklim, dan memberikan contoh kepada orang lain.

"Mari kita bersaksi kepada komunitas agama serta masyarakat kita, di mana kita hidup: Persatuan, solidaritas dan persaudaraan, untuk memperbaiki 'rumah bersama' kita ... karena kita semua adalah sebuah keluarga besar," ujar Sri Paus.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins mengatakan pertemuan dengan NU dan Muhammadiyah sangat penting baginya.

"Dua pertemuan di minggu yang sama - dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah - sangat penting bagi saya. Peran kedua organisasi ini akan berdampak sangat signifikan jika mereka dengan sepenuh hati menyuarakan dukungan dalam perang melawan perubahan iklim," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2