2 Pejabat Gedung Putih Mundur Usai Massa Trump Serbu Capitol

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 11:54 WIB
White House Press Secretary Stephanie Grisham listens as US President Donald Trump speaks to the media aboard Air Force One while flying between El Paso, Texas and Joint Base Andrews in Maryland, August 7, 2019. (Photo by SAUL LOEB / AFP)
Stephanie Grisham dalam foto tahun 2019, saat masih menjabat Sekretaris Pers Gedung Putih, sebelum menjadi Kepala Staf untuk Ibu Negara AS, Melania Trump (SAUL LOEB/AFP)
Washington DC -

Dua pejabat tinggi Gedung Putih mengundurkan diri dari jabatannya setelah insiden penyerbuan Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) oleh pendukung Presiden Donald Trump. Lebih banyak pejabat Gedung Putih lainnya dilaporkan juga mempertimbangkan untuk mundur.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Kamis (7/1/2021), dua pejabat tinggi Gedung Putih yang mundur ini sama-sama bekerja untuk Ibu Negara AS, Melania Trump. Salah satunya adalah Stephanie Grisham yang menjabat sebagai Kepala Staf untuk Ibu Negara AS.

Grisham mengajukan pengunduran dirinya pada Rabu (6/1) sore waktu setempat, setelah massa pro-Trump memicu kekacauan di dalam Gedung Capitol AS saat digelar sidang Kongres AS untuk mengesahkan kemenangan Presiden terpilih AS, Joe Biden, dalam pilpres 2020.

Dia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih dan Sekretaris Pers Gedung Putih.

"Merupakan suatu kehormatan untuk melayani negara di Gedung Putih. Saya sangat banga menjadi bagian dari misi Nyonya Trump untuk membantu anak-anak di mana saja, dan bangga atas banyaknya pencapaian pemerintahan ini," tulis Grisham dalam pernyataannya.

Pengunduran diri Grisham itu berlaku segera. Dia tidak menjelaskan alasan pengunduran dirinya, namun beberapa sumber menyebut keputusan Grisham mundur didasari oleh aksi kekerasan yang dilakukan massa pro-Trump di Gedung Capitol AS.

Sekretaris sosial Gedung Putih, Rickie Niceta, juga mengundurkan diri dari jabatannya. Sama halnya dengan Deputi Sekretaris Pers Gedung Putih, Sarah Matthews. Demikian seperti dituturkan dua sumber kepada Reuters.

Tonton video 'Massa Trump Rusuh di Kongres AS, Sejumlah Polisi Terluka':

[Gambas:Video 20detik]