Pecah Rekor, Portugal Laporkan 10.000 Positif Corona dalam Sehari

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 03:21 WIB
COVID-19 Health insurance concept. Blurring of hand holding pen and Stethoscope on health form. Focus on
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/farosofa)
Lisbon -

Pemerintah Portugal melaporkan 10.000 tambahan kasus baru virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam terakhir. Pemerintah mengatakan bahwa rumah sakit mengalami 'tekanan yang luar biasa' karena lonjakan kasus.

Dilansir kantor berita AFP, Rabu (6/1/2021) di tengah lonjakan kasus ini, Presiden Marcelo Rebelo de Sousa menjalani isolasi kurang dari tiga minggu sebelum pencalonan kembali pada 24 Januari mendatang. Dia menjalani isolasi mandiri setelah melakukan kontak dengan anggota timnya yang dinyatakan positif Corona.

Kantornya mengatakan bahwa Rebelo de Sousa menjalani isolasi sebagai tindakan pencegahan "sampai otoritas kesehatan memutuskan tindakan apa yang akan diambil setelah penilaian risiko,".

Kampanye pemilihan resmi dimulai pada hari Minggu mendatang. Rebelo de Sousa telah mengambil bagian dalam serangkai debat televisi head to head dengan kandidat rivalnya.

Debat dijadwalkan dengan kandidat Andre Ventura akan dilaksanakan pada Rabu "baik secara langsung atau virtual" menurut penyiar TV yang menyelenggarakannya.

Pada akhir Desember, Perdana Menteri Anronia Costa melakukan karantina mandiri selama 14 hari setelah melakukan kontak dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinyatakan positif Corona.

Setelah melonggarkan pembatasan selama akhir pekan Natal, Portugal saat ini mengalami peningkatan infeksi, dengan rekor 10.027 tercatat dalam 24 jam terakhir. Sebanyak 513 orang dirawat secara intensif.

Hampir 7.400 orang telah meninggal sejauh ini di negara yang berpenduduk banyak 10 juta jiwa itu.

"Kami kembali melihat tekanan yang sangat besar pada pelayanan kesehatan nasional," kata Menteri Kesehatan, Marta Temido.

(lir/lir)