Round-Up

Kritik dari Paus Mengemuka untuk Pelancong saat Lockdown Corona

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 22:38 WIB
FILE - In this Thursday, Sept. 24, 2015 file photo, Pope Francis addresses a joint meeting of Congress on Capitol Hill in Washington, making history as the first pontiff to do so. Listening behind the pope are Vice President Joe Biden and House Speaker John Boehner of Ohio. President-elect Joe Biden, a lifelong Roman Catholic, spoke to Pope Francis on Thursday, Nov. 12, 2020, despite President Donald Trump refusing to concede. Trump claims — without evidence — that the election was stolen from him through massive but unspecified acts of fraud. (AP Photo/Carolyn Kaster)
Foto: Paus Fransiskus (AP Photo/Carolyn Kaster)
Roma -

Ada laporan soal maraknya orang yang berlibur ke luar negeri di tengah Corona. Melihat fenomena ini, Paus Fransiskus mengkritik orang-orang itu, yang pergi berlibur ke luar negeri demi menghindari lockdown virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir Reuters, Senin (4/1/2021), kritikan itu dilontarkan Paus Fransiskus dalam khotbah pemberkatan mingguan pada Minggu (3/1) waktu setempat. Dituturkan Paus Fransiskus bahwa dirinya membaca surat kabar yang melaporkan orang-orang mengejar penerbangan untuk menghindari pembatasan pemerintah dan mencari kesenangan di tempat lain.

"Mereka tidak memikirkan tentang orang-orang yang tetap tinggal di rumah, tentang persoalan ekonomi banyak orang yang terkena dampak lockdown, tentang orang-orang yang sakit," sebut Paus Fransiskus.

"(Mereka berpikir) Hanya soal pergi berlibur dan bersenang-senang," imbuhnya.

Paus Fransiskus pun menyampaikan kesedihannya saat melihat fenomena ini.

"Ini benar-benar membuat saya sedih," ucap Paus Fransiskus dalam khotbah via video dari perpustakaan Apostolic Palace Vatikan.

Selanjutnya
Halaman
1 2