Sydney Imbau Warga Tonton Pesta Kembang Api Tahun Baru dari Rumah

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Des 2020 13:52 WIB
Sydney Akan Tetap Gelar Pesta Kembang Api Meski Ada Larangan Menyalakan Api
Ilustrasi -- Pesta kembang api saat malam Tahun Baru di Sydney (dok. ABC Australia)
Sydney -

Otoritas kota Sydney, Australia, melarang acara kumpul-kumpul yang dihadiri banyak orang untuk merayakan pergantian tahun di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Otoritas setempat mengimbau warga untuk menyaksikan pesta kembang api Tahun Baru dari rumah masing-masing.

Seperti dilansir Reuters, Senin (28/12/2020), kemunculan wabah baru Corona di pinggiran Sydney sejak pertengahan Desember lalu memicu pemberlakuan pembatasan ketat di wilayah tersebut.

Otoritas setempat melaporkan lima kasus baru pada Senin (28/12) waktu setempat, sehingga total 125 kasus Corona tercatat terkait wabah baru di Northern Beach, Sydney. Sekitar seperempat juta warga di kawasan itu berada di bawah lockdown ketat hingga 9 Januari 2021.

Hal itu memicu pembatasan lebih lanjut terhadap rencana malam Tahun Baru yang sudah dikurangi kemeriahannya. Premier New South Wales (NSW), Gladys Berejiklian, melarang sebagian besar orang untuk mendatangi pusat kota Sydney pada malam Tahun Baru dan membatasi perkumpulan outdoor menjadi hanya untuk 50 orang saja.

"Kami tidak ingin membuat acara super-spreading pada Malam Tahun Baru, yang kemudian akan menghancurkan bagi semua orang di wilayah ini yang bergerak maju," sebutnya.

Sydney diketahui merupakan salah satu dari beberapa kota besar di dunia yang pertama menyambut Tahun Baru dengan acara hitung mundur publik yang dimeriahkan oleh pesta kembang api di atas Opera House yang terkenal secara global.

Ditegaskan Berejiklian bahwa menonton pesta kembang api dari rumah menjadi cara 'paling aman' untuk dilakukan di tengah pandemi Corona. "Pada Malam Tahun Baru, kami tidak ingin ada kerumunan orang di tepi pantai di sekitar Sydney sama sekali," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2