Putin Umumkan Akan Disuntik Vaksin Corona Sputnik V

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Des 2020 10:00 WIB
Russian President Vladimir Putin speaks via video call during a news conference in Moscow, Russia, Thursday, Dec. 17, 2020. This year, Putin attended his annual news conference online due to the coronavirus pandemic. (Aleksey Nikolskyi, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Vladimir Putin (Aleksey Nikolskyi, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Moskow -

Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengumumkan dirinya akan disuntik vaksin virus Corona (COVID-19) buatan Rusia, Sputnik V. Putin menegaskan dirinya menunggu giliran hingga vaksin Corona tersedia untuk dirinya, sebelum memutuskan setuju divaksinasi.

Seperti dilansir Reuters, Senin (28/12/2020), pengumuman itu disampaikan melalui juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, dalam pernyataan kepada televisi nasional Rusia, Rossiya 1 TV Channel, pada Minggu (27/12) waktu setempat.

"Dia (Putin-red) mengatakan akan divaksinasi, dia telah membuat keputusan ini dan menunggu hingga semua formalitas diselesaikan," sebut Peskov.

Namun tidak disebutkan lebih lanjut waktu pelaksanaan vaksinasi Corona terhadap Putin.

Rusia meluncurkan program vaksinasi Corona secara sukarela dengan vaksin Sputnik V sejak awal Desember ini. Vaksinasi dimulai dari kelompok paling rentan di ibu kota Moskow.

Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, mengumumkan warga dengan usia 60 tahun ke atas baru mulai divaksinasi Corona pada Senin (28/12) waktu setempat, atau sehari setelah Kementerian Kesehatan Rusia menyatakan vaksin Sputnik V telah disetujui untuk digunakan terhadap warga lanjut usia (lansia) dalam uji klinis terpisah.

Putin yang berusia 68 tahun sebelumnya menegaskan vaksin Sputnik V efektif dan aman melawan virus Corona. Ditegaskan Putin bahwa dirinya tidak melihat alasan untuk tidak divaksinasi Corona dan menyatakan dirinya menunggu hingga vaksin itu tersedia untuk kelompok usianya.

Sejak awal wabah Corona merebak di Rusia, Putin lebih banyak menjalankan tugas kepresidenan dari jarak jauh. Dia menggelar rapat via video konferensi dan membatasi kunjungan kerja. Pada Agustus lalu, Putin mengungkapkan bahwa salah satu anak perempuannya ikut serta dalam uji klinis vaksin Corona buatan Rusia dan merasa sehat setelah itu.

(nvc/dkp)